Pendidikan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pergunu Kebumen Gelar Workshop Deep Learning di UMNU

64
×

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pergunu Kebumen Gelar Workshop Deep Learning di UMNU

Sebarkan artikel ini
Workshop Pembelajaran Deep Learning dan Penguatan Soft Skill Guru di lingkungan NU Kabupaten Kebumen.
Workshop Pembelajaran Deep Learning dan Penguatan Soft Skill Guru di lingkungan NU Kabupaten Kebumen.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Kebumen menggelar Workshop Pembelajaran Deep Learning dan Penguatan Soft Skill Guru di lingkungan NU Kabupaten Kebumen. Acara berlangsung di Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini mengusung tema “Pendidikan Bermutu Indonesia Maju” sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru.

Workshop tersebut menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, yakni Dr. Muhammad Miftakhul Falah, M.Pd., M.Si selaku Widyaiswara BDK Semarang, Dr. Siti Fatimah, S.Pd.Si., M.Pd dosen IAINU Kebumen, serta Pamin Sukeni, S.Pd.I yang merupakan Instruktur Tindak Lanjut Hasil AKMI Kemenag RI 2022–2023.

Ketua Pimpinan Cabang Pergunu Kabupaten Kebumen, Hasim Asngari, mengatakan kegiatan ini sangat relevan di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. Menurutnya, guru saat ini tidak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan metode pembelajaran inovatif.

“Guru tidak lagi hanya dituntut untuk mengajar, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, metode pembelajaran yang inovatif, serta mampu membentuk karakter dan soft skill peserta didik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembelajaran deep learning mendorong terciptanya proses belajar yang lebih mendalam, bermakna, dan berorientasi pada pemahaman, bukan sekadar hafalan. Sementara penguatan soft skill dinilai penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan integritas.

Menurut Hasyim, kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Lahir Pergunu tahun 2026 sekaligus tindak lanjut instruksi pimpinan pusat Pergunu. Selain itu, workshop ini juga sejalan dengan amanah PCNU Kabupaten Kebumen agar Pergunu dapat berkolaborasi dalam penguatan sektor pendidikan, khususnya peran guru.

“Pergunu sebagai wadah para guru Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan NU. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus didorong sebagai ruang belajar bersama dan penguatan kompetensi guru,” katanya.

Workshop ini diikuti sekitar 130 guru di lingkungan NU dan Ma’arif Kabupaten Kebumen. Jumlah peserta dibatasi agar pelaksanaan workshop berjalan efektif dan materi dapat tersampaikan secara maksimal.

Ia menegaskan, peningkatan kompetensi guru akan berdampak besar terhadap kualitas pendidikan. Pendidikan yang kuat, kata dia, akan melahirkan generasi yang kuat, cerdas, dan siap berdaya saing di masa depan.

“Jika kita punya generasi yang cerdas dan siap berdaya saing, saya yakin Indonesia Emas 2045 bisa tercapai,” tegasnya.

Hasyim menambahkan, guru memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga motivator dan inspirator bagi peserta didik. Di tengah menurunnya motivasi belajar siswa pada era digital saat ini, guru dituntut mampu menghadirkan pembelajaran yang menarik sekaligus membangkitkan semangat belajar.

“Harapan kami, guru-guru di lingkungan Nahdlatul Ulama secara kompetensi semakin unggul dan maju sehingga mampu mencetak generasi NU yang kuat dan berdaya saing,” pungkasnya. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.