KEBUMEN, Kebumen24.com – Harga bahan pokok dan sayuran di Pasar Tumenggungan Kebumen mulai menunjukkan tren stabil setelah lebih dari sepekan pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Aktivitas jual beli di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Kebumen tersebut pun terpantau kembali normal, meskipun sejumlah komoditas masih mengalami fluktuasi harga.
Salah satu pedagang sayur, Arinal Khusna, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sempat terjadi pada hampir seluruh komoditas selama momentum Lebaran. Lonjakan permintaan dari masyarakat menjadi faktor utama yang memicu kenaikan harga di pasar.
“Memang saat Lebaran hampir semua komoditas sembako dan sayur di pasar mengalami kenaikan harga,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Memasuki periode pasca Lebaran, kondisi pasar mulai berangsur membaik. Sejumlah komoditas yang sebelumnya mengalami lonjakan harga kini kembali turun dan cenderung stabil. Bawang merah, misalnya, saat ini berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih stabil di harga Rp38 ribu per kilogram.
Penurunan harga juga terlihat pada beberapa jenis sayuran. Kol yang sebelumnya mencapai Rp20 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp10 ribu per kilogram. Wortel mengalami penurunan dari Rp18 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram, sementara tomat turun dari Rp20 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram.
Namun demikian, harga cabai masih menjadi perhatian karena belum sepenuhnya stabil. Cabai rawit yang saat Lebaran sempat menyentuh Rp130 ribu per kilogram kini berada di kisaran Rp82 ribu per kilogram dan masih kerap mengalami naik turun. Sementara itu, cabai keriting relatif stabil di harga Rp40 ribu per kilogram, dan cabai hijau besar turun cukup signifikan dari Rp60 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.
Selain komoditas sayuran, harga bahan pokok lainnya juga mulai menunjukkan tren penurunan. Daging ayam yang sebelumnya mencapai Rp45 ribu per kilogram saat Lebaran kini turun menjadi Rp38 ribu per kilogram. Adapun harga daging sapi masih relatif stabil di kisaran Rp120 ribu per kilogram.
Arinal menambahkan, stabilnya harga saat ini dipengaruhi oleh mulai normalnya pasokan dari distributor serta menurunnya permintaan masyarakat setelah puncak konsumsi Lebaran.
“Sekarang pasokan sudah mulai lancar lagi, pembeli juga sudah tidak sebanyak saat Lebaran, jadi harga perlahan turun dan stabil,” jelasnya.(K24/ILHAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















