KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Tunjungseto, yang kini menjadi salah satu desa di Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, memiliki sejarah panjang yang menarik. Dahulu, wilayah ini dikenal dengan nama Kelurahan atau Grumbul Bedahan. Namun karena berbagai kondisi pada waktu itu, Kelurahan Bedahan pecah menjadi empat desa, yaitu Desa Romakamal, Desa Krumput, Desa Karangjambu, dan Desa Sajamerta.
Pada tahun 1924, seorang tokoh bernama Raden Salamun Danu Sumarto, yang saat itu menjabat sebagai Lurah/Kepala Desa di Desa Sajamerta, berhasil menyatukan kembali keempat desa tersebut. Desa hasil penyatuan itu diberi nama Desa Tunjungseto, dengan pusat pemerintahan awal berada di wilayah Petunjungan. Raden Salamun Danu Sumarto kemudian menjadi Lurah/Kepala Desa pertama di Desa Tunjungseto.
Hingga tahun 2023, Desa Tunjungseto telah dipimpin oleh tujuh tokoh, yaitu:
- Raden Salamun Danu Sumarto
- Sangin Karto Wiharjo
- R. R. Siti Chotiatun
- Marsikun (Penjabat Sementara)
- Marsimin
- Samirin
- Yusiman, S.Sos
Perjalanan sejarah Desa Tunjungseto menunjukkan semangat persatuan dan perkembangan pemerintahan desa yang terus berlanjut hingga kini.
Sumber: tunjungseto.kec-sempor.kebumenkab.go.id
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















