Pendidikan

MTs Negeri 2 Kebumen Gelar Ujian Madrasah Berbasis Android, Lebih Modern dan Transparan

469
×

MTs Negeri 2 Kebumen Gelar Ujian Madrasah Berbasis Android, Lebih Modern dan Transparan

Sebarkan artikel ini
Siswa MTs Negeri 2 Kebumen mengikuti Ujian Madrasah berbasis android dengan serius dan tertib di ruang ujian.

KEBUMEN, Kebumen24.com – MTs Negeri 2 Kebumen melaksanakan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 selama enam hari, mulai 20 hingga 25 April 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam penilaian akhir bagi peserta didik kelas IX sebelum menuntaskan jenjang pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah.

Sejak hari pertama, pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan lancar dengan pengawasan ketat dari panitia. Memasuki hari ketiga, siswa mengerjakan mata pelajaran Bahasa Inggris dan Fiqih. Suasana ruang ujian terlihat kondusif, dengan para peserta menunjukkan fokus serta keseriusan dalam menjawab setiap soal.

Pelaksanaan Ujian Madrasah ini mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Nomor 694 Tahun 2024. Regulasi tersebut menegaskan bahwa ujian merupakan bentuk evaluasi hasil belajar seluruh mata pelajaran guna mengukur capaian kompetensi peserta didik secara menyeluruh.

Salah satu peserta, Reicha Noutraini dari kelas IX-H ruang ujian 12, mengaku senang mengikuti ujian. Ia juga mengapresiasi kinerja panitia yang dinilai sigap dan membantu, sehingga suasana ujian terasa nyaman dan mendukung konsentrasi.

Pelaksana Harian Kepala Madrasah, Nurhadi Jamal, menegaskan seluruh tahapan ujian telah dilaksanakan sesuai Prosedur Operasional Standar (POS) atau SOP yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas serta ketertiban pelaksanaan ujian.

Menariknya, Ujian Madrasah tahun ini mengusung sistem berbasis android. Seluruh peserta mengerjakan soal menggunakan perangkat digital sebagai bagian dari transformasi teknologi di lingkungan madrasah.

Sistem tersebut dilengkapi berbagai fitur canggih, seperti pengacakan soal dan pilihan jawaban, timer per soal, lock screen, hingga deteksi perpindahan aplikasi. Dengan penerapan teknologi ini, integritas ujian dinilai lebih terjamin dibandingkan metode konvensional berbasis kertas.

‘’ Kami berharap dengan penggunaan sistem digital ini mampu meminimalkan potensi kecurangan serta meningkatkan kualitas penilaian hasil belajar siswa secara lebih objektif, transparan, dan akuntabel,’’ujarnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.