KEBUMEN, Kebumen24.com – Peristiwa kecelakaan laut kembali mengguncang pesisir selatan Kabupaten Kebumen. Korban kedua yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Gajah, Desa Waluyorejo, Kecamatan Puring, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Kafi Al Azam (13), yang ditemukan pada Minggu (5/4/2026) pukul 07.38 WIB, sekitar 3,7 kilometer ke arah barat dari titik awal kejadian.
Informasi tersebut disampaikan Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, berdasarkan laporan resmi perkembangan Operasi SAR (Opsar) dari Pusdalops BPBD Kebumen pada Minggu (5/4/2026) pukul 13.00 WIB.
Insiden tragis ini bermula pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Saat itu, rombongan wisatawan berjumlah 17 orang bersama seorang sopir tiba di Pantai Gajah untuk berlibur. Namun tanpa sepengetahuan sopir, empat remaja dari rombongan tersebut bermain di aliran sungai yang berada di tepi pantai.
Secara tiba-tiba, gelombang besar datang dan menyeret keempat remaja tersebut ke tengah laut. “Dua korban berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya terseret arus dan dinyatakan hilang,” jelas Heri.
Tim SAR gabungan langsung melakukan operasi pencarian sejak hari pertama kejadian. Upaya dilakukan dengan menyisir perairan menggunakan perahu LCR serta pemantauan intensif di sepanjang garis pantai.
Sebelumnya, korban pertama, Gilang Aditiya (12), warga Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, ditemukan pada Sabtu (4/4/2026) pukul 12.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 2,9 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian.
Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian resmi ditutup pada hari ketiga. Penutupan dilakukan melalui apel bersama seluruh unsur SAR yang terlibat.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Basarnas Cilacap Unit Siaga SAR Kebumen, BPBD Kebumen, TNI, Polri, PMI Kebumen, relawan SAR, serta masyarakat setempat. Selama proses pencarian, kondisi cuaca dilaporkan cerah sehingga turut mendukung kelancaran operasi.
BPBD Kebumen kembali mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi rambu-rambu keselamatan. Hal ini mengingat karakteristik ombak di wilayah tersebut yang dikenal tinggi dan berbahaya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















