KEBUMEN, Kebumen24.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen bersama petugas gabungan dari Polri dan TNI kembali melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) serta jasa penyewaan mobil mainan di kawasan Alun-alun Pancasila Kebumen, Rabu (15/4/2026) sore. Langkah ini dilakukan guna menjaga ketertiban umum dan memastikan kenyamanan ruang publik bagi masyarakat.
Dalam proses penertiban, sempat terjadi adu mulut antara petugas dengan karyawan penyedia jasa mobil mainan. Namun, situasi berhasil dikendalikan dan kegiatan tetap berlangsung kondusif di bawah pengamanan aparat gabungan.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP Kebumen, Juniadi Prasetyo, menyampaikan bahwa penertiban menyasar aktivitas PKL dan penyewaan mobil mainan yang beroperasi di area alun-alun.
“Satpol PP bersama Polri dan TNI melakukan penertiban PKL, terutama jasa mainan mobil-mobilan di kawasan alun-alun,” ujarnya.
Ia menegaskan, penertiban serupa telah dilakukan berulang kali. Bahkan, pihaknya telah mengedepankan pendekatan persuasif, penindakan, hingga pembinaan. Namun, para pelaku usaha masih kerap kembali beroperasi di lokasi yang dilarang.
“Kami sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari persuasif hingga pembinaan, tetapi pelanggaran masih terus berulang,” jelasnya.
Penertiban ini juga dilakukan sebagai respons atas banyaknya aduan masyarakat. Sejumlah pengunjung mengaku terganggu dengan aktivitas PKL dan mobil mainan, bahkan sempat terjadi insiden pengunjung yang tertabrak saat berolahraga di jalur jogging track.
“Banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu. Bahkan ada pengunjung yang tertabrak mobil mainan saat berolahraga,” ungkapnya.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sekitar 10 unit mobil mainan dari kawasan alun-alun. Barang-barang tersebut kini diamankan untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Ke depan, Satpol PP Kebumen berkomitmen meningkatkan patroli rutin setiap hari. Hal ini dilakukan untuk memastikan kawasan alun-alun tetap bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Kami akan lakukan patroli setiap hari. Kami mengimbau para pelaku usaha untuk mematuhi aturan. Penindakan akan dilakukan tanpa tebang pilih demi kepentingan bersama,” tegas Juniadi.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















