SEJARAH

Legenda Simbar Jagad Jadi Cikal Bakal Desa Mangli, Ini Sejarah Perkembangannya dari Masa ke Masa

908
×

Legenda Simbar Jagad Jadi Cikal Bakal Desa Mangli, Ini Sejarah Perkembangannya dari Masa ke Masa

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Mangli, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen, memiliki kisah panjang yang berawal dari legenda hingga perjalanan sejarah pemerintahan desa yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Berdasarkan catatan sejarah desa, asal-usul Desa Mangli tidak lepas dari sosok pengembara dari Kerajaan Mataram bernama Simbar Jagad. Ia dikenal sebagai sosok laki-laki yang gagah perkasa yang melakukan perjalanan hingga tiba di sebuah wilayah yang masih berupa hutan belantara.

Pada masa itu, wilayah tersebut belum banyak dihuni manusia. Dengan tekad kuat, Simbar Jagad kemudian membuka hutan tersebut melalui proses yang dikenal sebagai babat alas. Dari upaya inilah, wilayah tersebut kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Desa Mangli.

Sekitar tahun 1900, Simbar Jagad wafat dan dimakamkan di wilayah Ragadana, Kecamatan Buayan, yang dikenal dengan sebutan makam Duwur. Sementara itu, pusaka peninggalannya disimpan di kawasan Kuburan Jati Desa Mangli, yang hingga kini masih dikenal masyarakat.

Sebelum wafat, Simbar Jagad menunjuk seorang pemimpin desa yang dikenal sebagai Mbah Kuwu. Pusat pemerintahan desa saat itu berada di Dukuh Kedunglo. Nama Kedunglo sendiri berasal dari kondisi wilayah yang memiliki kedung (genangan air) yang dikelilingi pohon elo.

Namun, pada sekitar tahun 1913, Mbah Kuwu meninggal dunia dan dimakamkan di kawasan yang kini dikenal sebagai Kuburan Kedunglo atau Kuburan Mati karena sudah tidak difungsikan lagi.

Kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh Citra Menggala atau Prayadikrama sekitar tahun 1915. Pada masa penjajahan Belanda, kondisi masyarakat diliputi rasa tidak aman. Dalam situasi tersebut, Prayadikrama mengimbau masyarakat agar tidak ragu (mamang) dan tidak mengungsi (ngili). Dari istilah tersebut kemudian lahir nama “Mangli”, yang menjadi identitas desa hingga saat ini.

Perjalanan Sejarah Pemerintahan Desa

Seiring berjalannya waktu, Desa Mangli mengalami berbagai dinamika kepemimpinan dan peristiwa penting, baik yang bersifat positif maupun negatif.

Pada tahun 1901, pemerintahan desa dipimpin oleh Mbah Kuwu. Kemudian pada tahun 1915 terjadi pergantian kepemimpinan kepada Prayadikrama yang juga menjabat sebagai Glondong atau kepala lurah dari lima desa.

Tahun 1934, kepemimpinan desa dilanjutkan oleh Martosentiko, yang merupakan putra dari Prayadikrama. Selanjutnya pada tahun 1947, digelar pemilihan lurah menggunakan sistem bumbung (bitting) dengan dua calon, yakni Marto dan H. Dulkasih, dengan hasil akhir dimenangkan oleh H. Dulkasih.

Pada tahun 1950, desa menerbitkan tanah kemakmuran seluas 420 ubin yang digunakan untuk pembangunan bendungan serta mendukung logistik para pejuang kemerdekaan dari Tentara Nasional Indonesia.

Memasuki era modern, pada tahun 1980 jabatan Kepala Desa dipegang oleh M. Sumeri. Dua tahun kemudian, tepatnya 1982, S. Haryanto terpilih sebagai kepala desa untuk masa jabatan delapan tahun. Pada tahun yang sama, terjadi kebijakan penarikan kembali tanah kemakmuran yang sebelumnya dijual, serta penjualan tanah bengkok untuk pembangunan SMP Negeri Kuwarasan.

Kepemimpinan desa terus berganti melalui proses demokrasi, di antaranya P. Subandi (1988), M. Masngudin (1998), hingga A. Taufik yang terpilih pada tahun 2007. Namun, masa jabatan A. Taufik tidak berlangsung lama setelah ia dilaporkan meninggal dunia akibat terseret ombak di Pantai Suwuk, Kecamatan Puring, pada tahun 2009 dan jasadnya tidak ditemukan hingga kini.

Pada tahun 2010, Sodadi terpilih sebagai kepala desa dengan masa jabatan enam tahun. Selanjutnya, jabatan penjabat kepala desa sempat dipegang oleh Triyono dan Barkah Catur Atmaji dari unsur Kecamatan Kuwarasan.

Terakhir, pada tahun 2017, Abdul Hakim Kudus terpilih sebagai Kepala Desa Mangli dengan masa jabatan enam tahun.

Sejarah panjang Desa Mangli ini menjadi bagian penting dari identitas dan perjalanan masyarakat setempat dalam membangun desa dari masa ke masa.

Sumber:Website Resmi Desa Mangli – Pemerintah Desa Mangli Kebumen


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.