PemerintahanPERISTIWA

Ribuan Perantau Asal Kebumen Kembali ke Jakarta, 25 Bus Arus Balik Gratis Diberangkatkan dari Terminal Tipe A Kebumen

694
×

Ribuan Perantau Asal Kebumen Kembali ke Jakarta, 25 Bus Arus Balik Gratis Diberangkatkan dari Terminal Tipe A Kebumen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai pemberangkatan ribuan perantau asal Kabupaten Kebumen yang kembali ke ibu kota melalui program arus balik gratis yang digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak 25 armada bus diberangkatkan secara resmi dari Terminal Bus Tipe A Kebumen pada Kamis (26/3/2026).

Kegiatan pelepasan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, bersama Anggota DPRD DKI Jakarta, Dadiyono. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Terminal Tipe A Kebumen Baroto, Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Edi Nugroho, serta Kepala Disperkimhub Kebumen Slamet Mustolhah.

Dalam keterangannya, Dadiyono menyampaikan bahwa program mudik dan arus balik gratis ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap para perantau, khususnya warga Kebumen yang menggantungkan penghidupan di ibu kota.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa melakukan monitoring langsung program mudik dan arus balik gratis dari Pemprov DKI Jakarta di Terminal Kebumen. Ini adalah wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada arus mudik sebelumnya, Kabupaten Kebumen memperoleh alokasi sebanyak 28 bus. Sementara pada arus balik tahun ini disediakan 25 bus, ditambah fasilitas pengangkutan sepeda motor gratis menggunakan dua unit truk.

Dadiyono juga mengingatkan para perantau untuk senantiasa menjaga sikap dan etika selama berada di Jakarta. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Mari kita jaga norma dan etika sebagai warga yang baik di DKI Jakarta,” pesannya.

Ia menambahkan, setiap armada bus telah dilengkapi dengan pengawalan serta pemantauan dari panitia dan perwakilan Pemprov DKI Jakarta guna memastikan perjalanan berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Sementara itu, Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, menyampaikan bahwa program ini menjadi berkah tersendiri bagi daerahnya yang dikenal sebagai salah satu kantong perantau terbesar di Jawa Tengah.

“Hari ini kita melepas 25 bus arus balik. Ini merupakan anugerah bagi Kabupaten Kebumen sebagai daerah tujuan mudik,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran program ini sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi atau kesulitan mendapatkan tiket transportasi umum saat musim arus balik.

Zaeni juga memberikan apresiasi tinggi kepada para perantau asal Kebumen yang dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian keluarga dan daerah.

“Mereka adalah tulang punggung keluarga dan turut menggerakkan roda ekonomi. Bagi kami, para pemudik adalah pahlawan bagi daerahnya,” tegasnya.

Ia berharap para perantau selalu diberikan keselamatan dalam perjalanan, keberkahan dalam bekerja, serta kesuksesan di tanah rantau.

Di sisi lain, Kepala Terminal Tipe A Kebumen, Baroto, menjelaskan bahwa total penumpang yang diberangkatkan dalam program arus balik gratis ini mencapai sekitar 1.250 orang.

“Sebanyak 25 bus disiapkan, dengan kapasitas rata-rata 50 penumpang per bus. Seluruhnya diberangkatkan menuju satu titik tujuan di Jakarta,” jelasnya.

Baroto menambahkan, selain Kebumen, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan titik pemberangkatan arus balik gratis di sejumlah daerah lain seperti Wonogiri, Semarang, dan Purwokerto.

Untuk fasilitas tambahan, sebelumnya pemerintah juga telah menyediakan dua unit truk untuk mengangkut sepeda motor pemudik secara gratis, masing-masing dengan kapasitas sekitar 30 unit kendaraan.

Ia juga mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah armada dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun lalu hanya 14 bus, sekarang meningkat menjadi 25 bus. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang semakin tinggi terhadap program ini,” ujarnya.

Salah satu peserta program arus balik, Trivarianti, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan tersebut. Ia bersama keluarganya mengikuti program mudik sekaligus arus balik gratis dari Pemprov DKI Jakarta.

“Alhamdulillah sangat membantu. Kami bisa ikut program ini untuk perjalanan mudik dan balik sekaligus,” katanya.

Ia menyebutkan, jika menggunakan transportasi umum reguler, biaya perjalanan bisa mencapai sekitar Rp400 ribu per orang.

“Biasanya harus bayar sekitar Rp400 ribu. Tahun ini bisa gratis bersama keluarga, tentu sangat meringankan,” tambahnya.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, baik Pemerintah Kabupaten Kebumen maupun DPRD DKI Jakarta berharap program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, bahkan dengan kuota yang lebih besar.

Program mudik dan arus balik gratis ini pun dinilai menjadi solusi nyata dalam mendukung mobilitas masyarakat saat Lebaran, sekaligus mempererat hubungan emosional antara para perantau dengan kampung halaman tercinta. (K24/*)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.