SEJARAH

Menelusuri Sejarah Makam Wirakuntala dan Wirabaya di Desa Kebakalan, Karanggayam, Kebumen

349
×

Menelusuri Sejarah Makam Wirakuntala dan Wirabaya di Desa Kebakalan, Karanggayam, Kebumen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Kebakalan, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, menyimpan peninggalan sejarah yang unik dan sarat makna, yakni Makam Wirakuntala dan Wirabaya. Makam ini terletak di utara Masjid Jami Al Hasyim, tepat di samping pemakaman umum Desa Kebakalan.

Menurut keterangan Bapak Darmin dan Bapak Muhlani, tokoh masyarakat setempat, Wirakuntala dan Wirabaya memiliki hubungan erat dengan Kasultanan Yogyakarta. Mereka datang ke Desa Kebakalan untuk mendirikan desa ini setelah terjadinya konflik internal antara Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta, yang sebelumnya merupakan satu kesatuan kerajaan.

“Wirakuntala, yang memiliki nama asli Syeh Sihabudin, adalah kakak dari Wirabaya, yang bernama asli Syeh Sara. Awalnya mereka tinggal di dukuh terpisah; Wirakuntala di Dukuh Peninggalan dan Wirabaya di Dukuh Kebakalan. Seiring waktu, kedua dukuh ini bersatu membentuk Desa Kebakalan,” jelas Bapak Darmin.

Hingga kini, makam ini tetap dirawat dan menjadi tempat ziarah bagi warga setempat maupun dari luar desa, seperti dari Mirit dan Yogyakarta. Banyak peziarah datang dengan harapan doa mereka dikabulkan, terutama bagi mereka yang berasal dari luar desa. Uniknya, Makam Wirakuntala dan Wirabaya berada di dalam bangunan menyerupai rumah, sehingga peziarah dapat berziarah dengan nyaman dan privasi terjaga.

“Doa peziarah sering terkabul, tetapi menurut pengalaman masyarakat, doa yang paling mujarab adalah dari orang luar desa,” tambah Bapak Muhlani. Makam ini tidak hanya menjadi tempat spiritual, tetapi juga memiliki nilai sejarah tinggi karena kaitannya dengan Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta, menjadi warisan budaya yang penting bagi Desa Kebakalan dan sekitarnya.

Masyarakat berharap situs bersejarah ini terus dilestarikan, baik dari sisi fisik maupun nilai historisnya, agar generasi mendatang tetap mengenal akar sejarah desanya.

Sumber: Website Desa Kebakalan


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.