KEBUMEN, Kebumen24.com – Memasuki H-7 Lebaran 1447 Hijriah, arus lalu lintas di jalur Karanganyar–Gombong, Kabupaten Kebumen terpantau ramai namun tetap lancar pada Jumat malam (13/3/2026).
Berdasarkan pantauan di Simpang 4 Kebulusan, Kecamatan Pejagoan, kendaraan dari arah timur maupun barat masih bergerak normal tanpa adanya kepadatan berarti. Volume kendaraan yang melintas juga belum menunjukkan peningkatan signifikan seperti yang biasanya terjadi mendekati puncak arus mudik.
Kepala Pos Pengamanan Simpang 4 Kebulusan, AKP Parnoto, mengatakan kondisi lalu lintas hingga saat ini masih relatif stabil dan terkendali.
“Untuk kondisi arus lalu lintas H-7 Lebaran di Simpang 4 Pejagoan masih kondusif, ramai lancar. Arus dari timur ke barat maupun sebaliknya masih berimbang dan normal, saat ini belum terjadi lonjakan arus mudik,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan volume kendaraan diperkirakan mulai terjadi mendekati H-3 Lebaran, ketika para pemudik dari berbagai daerah mulai melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.
“Sesuai prediksi, kenaikan arus lalu lintas diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, di mana dari arah barat ke timur akan ada peningkatan kendaraan para pemudik,” ujarnya.
Selama kondisi lalu lintas masih normal, pengaturan arus kendaraan di Simpang 4 Kebulusan masih mengandalkan APIL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas). Namun apabila terjadi peningkatan volume kendaraan yang signifikan, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran perjalanan para pemudik.
Dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran 2026, Polres Kebumen juga telah menyiapkan 9 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Kebumen.
AKP Parnoto menambahkan, Pos Pengamanan Simpang 4 Kebulusan memiliki lokasi yang cukup strategis karena berada di dekat masjid dan rest area, sehingga dapat dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
“Kebetulan pos ini dekat dengan masjid dan rest area, sehingga masyarakat yang sedang dalam perjalanan bisa beristirahat atau menunggu jemputan keluarga di sini,” katanya.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pemudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan penting meliputi kondisi mesin, rem, hingga ban kendaraan.
Selain itu, pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas serta beristirahat setiap dua hingga tiga jam untuk menghindari kelelahan dan kantuk selama perjalanan.
“Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, bawa barang seperlunya, serta pastikan rumah yang ditinggalkan aman dengan mengunci pintu dan jendela serta melepas regulator gas,” imbaunya.
Bagi masyarakat yang memasuki wilayah Jawa Tengah dan membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik, dapat memanfaatkan layanan Sipolan Polda Jawa Tengah di nomor 0877-1101-1010.
Melalui layanan tersebut, masyarakat bisa mendapatkan bantuan seperti informasi jalur alternatif, kendala bahan bakar, hingga gangguan kendaraan seperti pecah ban yang dapat dibantu oleh petugas.
“Ini merupakan terobosan yang sangat membantu masyarakat selama perjalanan mudik,” pungkasnya.
(K24/Ilham)
Bagikan ini:
- Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
Terkait
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















