GOMBONG, Kebumen24.com – Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) terus memperkuat langkah menuju kampus unggul. Salah satu strategi besarnya adalah menyiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran sekaligus menargetkan peningkatan status akreditasi institusi menjadi unggul dalam beberapa tahun ke depan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Media Gathering Menuju Unggul yang digelar di Ruang Kuliah 1 Gedung Rektorat kampus setempat, Jumat (13/3/2026).
Rektor Unimugo, Sofyan Anif, mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mempersiapkan pembukaan Fakultas Kedokteran. Dalam proses tersebut, kampus menggandeng RS PKU Muhammadiyah Gombong sebagai rumah sakit pendidikan.
“April 2026 ini kami sudah membentuk tim dengan bekerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah Gombong dalam rangka persiapan membuka Fakultas Kedokteran di Universitas Muhammadiyah Gombong,” ujarnya.
Menurutnya, proses pendirian Fakultas Kedokteran diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu tahun. Selama periode tersebut, pihak kampus akan melengkapi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah, termasuk pembangunan gedung khusus untuk fakultas tersebut.
“Pembentukan Fakultas Kedokteran ini minimal satu tahun. Kami harus melengkapi seluruh persyaratan, termasuk yang cukup berat yaitu memiliki gedung sendiri dan tidak boleh bergabung dengan program studi lain. Karena itu, kami akan membangun satu gedung baru khusus untuk Fakultas Kedokteran,” jelasnya.
Rencana pembukaan Fakultas Kedokteran ini juga sejalan dengan kebutuhan nasional terhadap tenaga dokter yang masih sangat besar. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Indonesia masih mengalami kekurangan dokter dalam jumlah yang signifikan.
Sofyan menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 23 Fakultas Kedokteran di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 83 fakultas pada tahun 2029, sehingga masih dibutuhkan tambahan sekitar 60 fakultas kedokteran baru.
“Hal ini karena Indonesia masih kekurangan sekitar 260 ribu dokter, sehingga perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang berkualitas,” ungkapnya.
Terkait kesiapan tenaga pengajar, Unimugo dinilai memiliki potensi besar karena didukung tenaga medis profesional dari RS PKU Muhammadiyah Gombong.
“Tenaga pengajar untuk Fakultas Kedokteran kami anggap sudah siap karena kami memiliki rumah sakit sendiri dengan dokter-dokter profesional. Bahkan SDM dari rumah sakit kami selama ini juga banyak dipinjam oleh perguruan tinggi lain, sehingga nantinya bisa kita kolaborasikan ketika Fakultas Kedokteran sudah dibuka,” katanya.
Selain mempersiapkan fakultas baru, Unimugo juga tengah mendorong peningkatan akreditasi institusi menjadi unggul. Salah satu syaratnya adalah minimal 50 persen program studi harus berakreditasi unggul.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan kampus menuju akreditasi unggul. Dari 13 program studi yang kami miliki, insyaallah setelah Lebaran nanti tujuh prodi sudah berakreditasi unggul. Dengan capaian itu, kami sudah bisa mengajukan akreditasi institusi unggul,” pungkasnya.(K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















