KEBUMEN, Kebumen24.com – Warga Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, kembali mengenang sejarah berdirinya desa mereka yang sarat nilai budaya dan perjuangan. Dahulu, wilayah ini dikenal sebagai pedukuhan Pesawahan sebelum akhirnya dinamai Logandu. Informasi ini diambil dari artikel Legenda dan Sejarah Desa Logandu di laman resmi desa.
Menurut catatan sejarah, wilayah Desa Logandu awalnya merupakan hutan belantara yang dibuka oleh Ki Sarahita, seorang prajurit Mataram pengikut Pangeran Diponegoro yang mengasingkan diri setelah pemimpin perjuangan tersebut ditangkap Belanda. Seiring waktu, beberapa tokoh memimpin desa, termasuk Ki Suradiwangsa dan Ki Ketadikrama, yang tercatat sebagai kepala desa pertama sejak tahun 1847. Tahun ini pun dijadikan patokan berdirinya Desa Logandu.
Nama “Logandu” berasal dari istilah lokal “loh” yang berarti banyak dan “gandu” yang berarti batu, merujuk pada kondisi wilayah yang berbatu saat desa mulai didirikan.
Seiring perjalanan waktu, Desa Logandu terus berkembang, terutama di bidang pendidikan dan infrastruktur. Pada 1954, desa ini memiliki Sekolah Rakyat yang berkembang menjadi sekolah dasar hingga kelas VI. Pada era 1980-an hingga 1990-an, pembangunan fasilitas pendidikan bertambah, sementara jalan desa mulai diperbaiki dan diaspal pada 1997 oleh DPU, sehingga akses menuju desa lebih mudah.
Memasuki era modern, pembangunan di Desa Logandu terus berlanjut. Kehadiran listrik, perluasan jaringan jalan, kerja sama dengan lembaga Plan, serta pembangunan sarana pendidikan, kesehatan, dan ekonomi menunjukkan semangat gotong-royong warga dan tokoh masyarakat.
“Sejarah desa ini mengajarkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan tokoh desa untuk mencapai kemajuan bersama,” ujar salah satu warga setempat.
Perjalanan panjang Desa Logandu menegaskan bahwa semangat dan kerja sama warga menjadi kunci perubahan progresif di desa ini, membuktikan bahwa sejarah bukan hanya kenangan, tetapi juga sumber inspirasi pembangunan.
Sumber: Desa Logandu – Legenda dan Sejarah
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















