KEBUMEN, Kebumen24.com – Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika global, semangat masyarakat Kabupaten Kebumen untuk menunaikan ibadah haji tetap tinggi. Tahun 2026 ini, Kebumen bahkan mencatatkan diri sebagai daerah pengirim jamaah haji terbanyak di Jawa Tengah dengan total 1.744 jamaah yang siap berangkat menuju Tanah Suci.
Hal tersebut terungkap dalam audiensi Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Kebumen, Hj. Suwaibatul Aslamiyah, dengan Bupati Kebumen Lilis Nuryani di Kompleks Pendopo Kabumian, Senin (16/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Suwaibatul menjelaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun 2026 mengusung tagline “Haji Ramah Lansia.” Tema ini dinilai sangat relevan dengan kondisi jamaah asal Kebumen yang mayoritas berusia lanjut.
“Sebanyak 72 persen jamaah atau sekitar 1.255 orang berusia di atas 65 tahun. Bahkan ada 106 jamaah yang akan menggunakan kursi roda, sehingga perhatian terhadap kesehatan dan pendampingan menjadi prioritas utama,” ujar Suwaibatul.
Ia menambahkan, kondisi fisik jamaah lansia sering menjadi tantangan dalam pelaksanaan ibadah haji setiap tahun. Karena itu, pihaknya menyiapkan berbagai langkah antisipasi, terutama dalam aspek kesehatan dan pendampingan selama perjalanan maupun saat di Tanah Suci.
Dari sisi administrasi, proses pelunasan biaya haji juga berjalan sangat baik. Hingga saat ini tercatat 1.686 jamaah non-cadangan dan 75 jamaah cadangan telah melakukan pelunasan. Sementara 7 orang jamaah mengundurkan diri karena alasan kesehatan, dan posisinya akan segera digantikan oleh jamaah cadangan sesuai nomor antrean.
Adapun jadwal pemberangkatan jamaah haji Kebumen menuju Asrama Haji Yogyakarta terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter) sebagai berikut:
- Kloter 11 – 5 Mei 2026 pukul 06.00 WIB (gabungan dengan Magelang)
- Kloter 12 – 6 Mei 2026 pukul 14.00 WIB (mandiri Kebumen)
- Kloter 13 – 8 Mei 2026 pukul 06.00 WIB (mandiri Kebumen)
- Kloter 14 – 9 Mei 2026 pukul 10.00 WIB (mandiri Kebumen)
- Kloter 15 – 10 Mei 2026 pukul 19.00 WIB (mandiri Kebumen)
- Kloter 16 – 12 Mei 2026 pukul 20.45 WIB (gabungan dengan Magelang)
Untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, Kemenhaj Kebumen telah menyiapkan 45 ketua rombongan, 179 ketua regu, serta 24 petugas haji yang terdiri dari petugas kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, dan Petugas Haji Daerah (PHD).
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam mendampingi jamaah, terutama karena mayoritas merupakan lansia.
“Petugas kesehatan harus memberikan dukungan penuh kepada jamaah. Kita semua berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dengan selamat, dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut juga dibahas situasi konflik yang sedang memanas di kawasan Timur Tengah. Menanggapi hal itu, Suwaibatul mengimbau masyarakat yang berencana melaksanakan ibadah umrah agar mempertimbangkan penundaan perjalanan demi keselamatan.
Meski demikian, untuk pelaksanaan ibadah haji, pihaknya memastikan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan dan hingga saat ini kondisi masih terpantau aman.
“Persiapan manasik, kesehatan, dan pendampingan jamaah terus kami maksimalkan agar jamaah Kebumen siap menghadapi segala situasi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” pungkasnya.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















