KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Tersobo di Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, menyimpan kisah sejarah panjang yang sarat legenda para sesepuh. Desa yang membentang sekitar dua kilometer di jalur nasional Kebumen–Purworejo ini diyakini sebagai salah satu desa tua yang memiliki jejak sejarah sejak abad ke-17.
Menurut cerita para sesepuh desa, asal-usul Desa Tersobo berkaitan erat dengan sosok pengembara bernama Mbah Kyai Wirosobo. Ia disebut sebagai seorang Tumenggung yang masih memiliki hubungan dengan Kerajaan Mataram. Pada masa penjajahan Belanda, Mbah Wirosobo melakukan pengembaraan dengan tujuan mengajak masyarakat untuk bersatu membela kerajaan Mataram.
Dalam perjalanannya, Mbah Wirosobo bersama seorang punggawanya singgah di sebuah wilayah yang kala itu masih berupa hutan belantara dengan jumlah penduduk yang sangat sedikit. Di tempat itulah ia mulai menetap sementara dan membangun tempat berteduh sederhana dari bambu dengan atap ilalang.
Kepribadiannya yang kharismatik membuatnya cepat diterima masyarakat. Ia sering berkeliling menemui warga untuk mengajak mereka bersatu dan memperkuat kebersamaan. Dari kebiasaan tersebut, wilayah tempat ia singgah kemudian dikenal dengan nama “Tersobo”, yang diyakini berasal dari kata sobo atau sering berkunjung menemui masyarakat.
Kini, makam Mbah Kyai Wirosobo berada di Dusun Tersobo Wetan RT 006 RW 001 Desa Tersobo, dan masih menjadi bagian penting dari sejarah serta cerita turun-temurun masyarakat setempat.
Selain Mbah Wirosobo, Desa Tersobo juga memiliki sejumlah tokoh sesepuh lain yang dipercaya menjadi cikal bakal penamaan beberapa dusun di wilayah desa tersebut.
Salah satunya adalah Mbah Genta atau Gento, yang diyakini sebagai asal-usul nama Dusun Gentan. Makamnya berada di RT 001 RW 001 Dusun Gentan. Dalam cerita masyarakat, sosoknya dipercaya masih sering “menampakkan diri” menjelang datangnya wabah sebagai bentuk peringatan bagi warga.
Tokoh lainnya adalah Mbah Tatit, sesepuh di wilayah barat Dusun Gentan, yang makamnya berada di RT 003 RW 001. Kemudian ada Mbah Nyai Daleman, sesepuh di Dusun Tersobo Wetan, dengan makam di RT 006 RW 001.
Sementara itu, di Dusun Krajan dikenal sosok Mbah Macan Daeng yang disebut berasal dari Sulawesi. Ia dipercaya sebagai penjaga wilayah tersebut dan dalam cerita masyarakat kerap menampakkan diri dalam wujud seekor macan di beberapa titik desa. Makamnya berada di RT 003 RW 002 Dusun Krajan.
Selain itu terdapat pula Mbah Ketirogo, sesepuh lain di Dusun Krajan yang dimakamkan di area makam barat wilayah tersebut.
Di wilayah Dusun Bendungan, masyarakat mengenal sosok Mbah Bendung yang diyakini menjadi asal-usul nama dusun tersebut. Menariknya, wilayah Bendungan dikenal tidak pernah mengalami banjir meskipun tidak memiliki bangunan bendungan secara fisik hingga sekarang.
Meski berbagai tokoh sesepuh tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah Desa Tersobo, tidak terdapat keterangan pasti apakah mereka merupakan pengikut, murid, atau keturunan dari Mbah Wirosobo.
Sebagai desa yang memiliki sejarah panjang, Desa Tersobo juga telah dipimpin oleh sejumlah kepala desa sejak masa kolonial hingga sekarang. Beberapa di antaranya adalah Glondong Raden Bardun yang menjabat pada 1887–1910, Glondong Raden Samadi (1910–1928), Glondong Raden Sukarman (1928–1948), dan H. Maksum (1948–1956).
Kepemimpinan desa kemudian dilanjutkan oleh H. Anwar Sodiq (Waris) yang menjabat cukup lama dari tahun 1956 hingga 1989. Setelah itu berturut-turut dipimpin oleh H. Zainudin, Sahid Handoyo sebagai pejabat sementara, Hadi Siswanto, H. Sudjarwono, Wakhid Nurhasim, hingga Danang Dwi Hartanto sebagai penjabat kepala desa.
Sejak tahun 2017 hingga sekarang, Desa Tersobo dipimpin oleh Prayogi Yuli Purbowo, SE.
Letaknya yang strategis di jalur utama Kebumen–Purworejo menjadikan Desa Tersobo tidak hanya dikenal sebagai desa tua, tetapi juga sebagai wilayah yang menyimpan kekayaan sejarah, legenda, serta nilai budaya yang masih hidup dalam ingatan masyarakatnya hingga kini.
Sumber: Pemerintah Desa Tersobo.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















