KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Miritpetikusan Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen menyimpan kisah panjang perjalanan sejarah yang menarik untuk ditelusuri. Berdasarkan penuturan sesepuh desa, Mbah Ali Dwijowiyatno, wilayah yang kini menjadi permukiman dan lahan pertanian itu dulunya merupakan kawasan hutan belantara.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, hutan tersebut kemudian dibuka oleh para leluhur untuk dijadikan area persawahan. Seiring waktu, kawasan baru itu justru dikenal memiliki banyak koloni tikus yang hidup di sekitar lahan pertanian warga. Karena fenomena tersebut, masyarakat setempat menyebut daerah itu dengan istilah “Tikusan.”
Nama itu kemudian berkembang dan berubah seiring perjalanan waktu hingga akhirnya dikenal sebagai Desa Miritpetikusan, yang kini menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Kebumen.
Jejak Kepemimpinan Desa
Dalam catatan sejarah desa, kepemimpinan di wilayah Miritpetikusan telah dimulai sejak sekitar tahun 1500-an. Tokoh yang diyakini sebagai orang pertama yang membuka wilayah ini adalah Mbah Jogoniti.
Sementara secara administrasi pemerintahan desa, kepemimpinan kepala desa mulai tercatat pada tahun 1933. Berikut daftar kepala desa yang pernah memimpin Desa Miritpetikusan:
- Udoyoso (1933–1946)
Kepala desa pertama yang memimpin Desa Miritpetikusan. - Jono / Sastromijoyo (1946)
Putra dari Udoyoso yang melanjutkan kepemimpinan selama satu tahun setelah wafatnya sang ayah. - Bahran (1946–1964)
Kepala desa pertama yang dipilih langsung oleh masyarakat melalui pemilihan kepala desa. - Amad Wasito (1964–1989)
- Manijan (1989–1997)
- Khalim Susilo (1997–2005, 2006–2012)
- Paino (2012–2019)
- Amad Mafangil (2019–sekarang)
Perjalanan panjang kepemimpinan tersebut menjadi bagian penting dari perkembangan Desa Miritpetikusan hingga seperti sekarang. Dari wilayah hutan yang penuh tantangan, desa ini tumbuh menjadi kawasan pertanian dan permukiman yang terus berkembang mengikuti zaman.
Sumber; website desa Miritpetikusan
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















