SEJARAH

Asal Nama Lembupurwo, Desa di Kebumen yang Lahir dari Tradisi Beternak Sapi

605
×

Asal Nama Lembupurwo, Desa di Kebumen yang Lahir dari Tradisi Beternak Sapi

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Setiap desa memiliki cerita asal-usul yang menarik. Di wilayah pesisir selatan Kabupaten Kebumen, terdapat sebuah desa yang menyimpan legenda unik tentang ternak sapi. Desa tersebut adalah Desa Lembupurwo Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen.

Konon, Desa Lembupurwo sudah ada sejak masa kepemimpinan Bupati Arumbinang. Pada masa itu, wilayah ini merupakan gabungan dari empat desa, yakni Desa Lengkong, Desa Aglik, Desa Tlogogunung, dan Desa Pejaten. Keempat wilayah tersebut kemudian disatukan menjadi satu desa oleh Bupati Arumbinang.

Penyatuan tersebut bukan tanpa alasan. Wilayah ini dikenal memiliki banyak sapi lokal yang bagus dan berkualitas. Ternak sapi menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat, baik sebagai mata pencaharian maupun kebanggaan warga.

Dari situlah lahir nama Lembupurwo. Nama ini berasal dari dua kata, yakni Lembu yang berarti sapi dan Purwo yang berarti permulaan. Secara makna, Lembupurwo dapat diartikan sebagai tempat awal mula adanya sapi unggulan yang kemudian berkembang dan dipelihara oleh masyarakat desa.

Seiring berjalannya waktu, nama tersebut terus melekat dan menjadi identitas desa hingga sekarang. Selain dikenal sebagai desa dengan sejarah peternakan sapi, Desa Lembupurwo juga menjadi bagian dari kekayaan cerita rakyat dan sejarah lokal di wilayah Kecamatan Mirit.

Legenda ini menjadi pengingat bahwa sejarah desa tidak hanya tercatat dalam dokumen, tetapi juga hidup dalam cerita turun-temurun masyarakat yang menjaga warisan budaya daerah.

Sumber Wesbite Desa Lembupurwo


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.