ALIAN, Kebumen24.com – Warga Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, kembali melestarikan tradisi Ruwahan dengan menggelar kegiatan resik kubur secara gotong royong, Sabtu (7/2/2026). Acara ini dipusatkan di Makam Sipringis dan diikuti warga dari berbagai usia, sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan.
Kegiatan resik kubur yang rutin digelar setiap tahun ini juga dilaksanakan di Makam Siduwur dan Makam Krapyak, di mana warga membersihkan makam, menata bunga, dan melapisi area makam dengan dedaunan bersih.
Menurut Muhammad Syukur, sesepuh Desa Kambangsari, tradisi Ruwahan merupakan kebiasaan turun-temurun yang dilaksanakan setiap bulan Ruwah dan Muharram.
“Pagi ini kami berkumpul membersihkan makam sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur. Tradisi ini juga menjadi sarana mendoakan keluarga yang telah berpulang,” jelas Syukur.
Selain bersih-bersih makam, warga juga menggelar doa bersama yang dipimpin kyai setempat. Usai doa, masyarakat menikmati tumpeng dan aneka makanan hasil dari masing-masing rumah sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Rangkaian kegiatan ditutup di Balai Desa Kambangsari, di mana doa bersama dan makan tumpeng menjadi momen hangat bagi seluruh warga. Tradisi Ruwahan tidak hanya menjaga nilai budaya, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga.(K24/Ilham).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















