KEBUMEN, Kebumen24.com — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Ibtidaiyah (PORSENI MI) Tingkat Kabupaten Kebumen 2026, Rabu (11/2/2026). Pembukaan berlangsung meriah di halaman MIN 2 Kebumen dan diikuti peserta dari Madrasah Ibtidaiyah negeri maupun swasta se-Kabupaten Kebumen.
Dalam sambutannya, Anif Solikhin menegaskan bahwa PORSENI bukan sekadar ajang lomba, melainkan ruang silaturahmi, pembinaan karakter, sekaligus wadah menggali potensi peserta didik sejak dini.
“PORSENI menjadi sarana menampilkan bakat, melatih sportivitas, serta membangun kepercayaan diri. Murid-murid madrasah harus berani menunjukkan kemampuan dan terus mengembangkan potensi agar kelak tumbuh menjadi pribadi hebat dan berprestasi,” tegasnya.
Ia berharap PORSENI mampu melahirkan generasi madrasah yang unggul, sehat jasmani dan rohani, serta siap berkompetisi secara positif. Anif juga menekankan pentingnya nilai kebersamaan dan persaudaraan antarsiswa madrasah se-Kabupaten Kebumen.
Melalui Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), Kemenag Kebumen, lanjut Anif, terus mendorong pengembangan pengetahuan, keterampilan, kepribadian, olahraga, dan seni sebagai bagian dari layanan pendidikan yang utuh.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia PORSENI MI Kabupaten Kebumen, Hj. Widyastuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu sekaligus daya saing pendidikan madrasah.
“PORSENI memberi ruang berekspresi, beraktualisasi diri, serta belajar bertanding secara sportif. Ajang ini juga memperkuat solidaritas peserta didik madrasah sekaligus menumbuhkan kreativitas,” ujarnya.
Widyastuti menambahkan, seluruh peserta memperoleh kesempatan yang setara sesuai bakat dan minat masing-masing. PORSENI juga menjadi bentuk layanan pendidikan yang menghargai keragaman potensi peserta didik, sejalan dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.
Pada PORSENI MI Tingkat Kabupaten Kebumen 2026 ini, panitia mempertandingkan 19 cabang lomba. Untuk cabang olahraga, meliputi atletik, futsal, bulu tangkis, bola voli, tenis meja, catur, renang, dan panahan. Sementara cabang seni mencakup pidato empat bahasa, tilawah, tahfidz, murotal, solo song, cerita Islami, serta kaligrafi.
Salah satu cabang yang menjadi unggulan adalah Pidato Empat Bahasa. Cabang ini menguji kemampuan peserta didik menyampaikan gagasan secara lisan menggunakan Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Jawa. Penilaian mencakup penguasaan materi, ketepatan bahasa, artikulasi, intonasi, ekspresi, serta kepercayaan diri.
Melalui lomba ini, peserta didik dilatih berkomunikasi secara efektif, berwawasan luas, serta memiliki keberanian tampil di depan umum sejak usia madrasah.
Selain itu, cabang Atletik juga menjadi perhatian utama sebagai dasar pengembangan kebugaran jasmani peserta didik. Atletik mempertandingkan nomor lari, lompat, dan lempar sesuai kategori usia Madrasah Ibtidaiyah, dengan penekanan pada kecepatan, ketangkasan, kekuatan, serta disiplin latihan.
Tak hanya membangun fisik yang sehat, cabang ini juga menanamkan nilai sportivitas, daya juang, serta mental kompetitif yang positif.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















