SEMARANG, Kebumen24.com – Komitmen memperkuat sinergi pembangunan daerah kembali ditegaskan dalam ajang Collaborative Award 2026. Sebanyak 73 Perguruan Tinggi Swasta (PTS), termasuk Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Kebumen, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Jumat (20/2/2026).
Penandatanganan berlangsung khidmat di Gedung Gradika Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, pukul 15.00 WIB. Momentum ini menjadi bagian penting dari rangkaian Anugerah Collaborative Award 2026 yang digelar sebagai bentuk apresiasi kepada mitra strategis pemerintah daerah.
Direktur Politeknik Piksi Ganesha Indonesia Kebumen, Ari Waluyo, S.ST., M.M., MOS., menjelaskan bahwa kolaborasi yang disepakati mencakup sejumlah bidang strategis. Mulai dari pengembangan sumber daya manusia (SDM), peningkatan mutu pendidikan, penelitian terapan, hingga pengabdian kepada masyarakat berbasis potensi dan kebutuhan daerah.
“Kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah konkret untuk menghadirkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung program prioritas pembangunan Jawa Tengah,” ujarnya.
Langkah tersebut dinilai sebagai strategi progresif untuk menjawab tantangan pembangunan melalui sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah. Perguruan tinggi vokasi seperti Politeknik Piksi Ganesha Indonesia didorong menjadi pusat inovasi dan solusi aplikatif yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Anugerah Collaborative Award 2026 sendiri menjadi panggung apresiasi bagi perguruan tinggi dan pemerintah kabupaten/kota yang aktif membangun kolaborasi produktif. Pemprov Jateng menilai, kemitraan yang kuat akan melahirkan program yang lebih inovatif, tepat sasaran, serta berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta kolaborasi berkelanjutan yang mampu mendorong peningkatan kualitas SDM, memperkuat daya saing daerah, serta menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Jawa Tengah.
Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi pun semakin menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kolaborasi bersama demi masa depan daerah yang lebih maju dan berdaya saing. (K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















