Pemerintahan

Modernisasi Pertanian Kebumen, Bupati Lilis Serahkan 104 Alsintan Senilai Rp12 Miliar

525
×

Modernisasi Pertanian Kebumen, Bupati Lilis Serahkan 104 Alsintan Senilai Rp12 Miliar

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mempercepat modernisasi sektor pertanian kian nyata. Senin (9/2/2026), Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan 104 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada 91 Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Pendopo Kabumian. Total nilai bantuan yang bersumber dari APBN tersebut mencapai lebih dari Rp12 miliar.

Bantuan ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Kebumen untuk mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjawab tantangan klasik di lapangan, mulai dari keterbatasan tenaga kerja hingga mahalnya biaya olah lahan.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, Teguh Yuliono, mengatakan bahwa penyaluran alsintan ini selaras dengan program Bupati Kebumen dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat daya saing petani di era modern.

“Ini bukan sekadar bantuan alat, tapi langkah konkret untuk mempercepat transformasi pertanian kita agar lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Adapun 104 unit alsintan yang disalurkan meliputi:

  1. Pompa air 3 inci: 39 unit
  2. Traktor roda 4: 11 unit
  3. Traktor rotari: 11 unit
  4. Traktor roda crawler: 9 unit
  5. Traktor roda 2 (8,5 PK): 8 unit
  6. Traktor roda 2 (6,5 PK): 5 unit
  7. Hand sprayer: 18 unit
  8. Drone pertanian: 3 unit

Sejumlah kelompok tani menerima bantuan teknologi modern, termasuk Poktan Kuat Rahayu, Gapoktan Sumber Rejeki, dan Poktan Asep yang memperoleh drone penyemprot merek Nirawak. Sementara itu, traktor roda 4 merek Deutz Fahr dan Harfia diserahkan kepada Poktan Sido Mulyo, Sri Rejeki, Budi Luhur, dan Ngudi Raharjo.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa kehadiran alsintan merupakan solusi atas sulitnya mencari tenaga kerja di desa serta tingginya biaya pengolahan lahan. Ia berharap, teknologi ini mampu mempercepat proses tanam dan panen sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani.

“Bantuan ini adalah amanah. Saya titip agar alat-alat ini dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai dijual atau hanya tersimpan di gudang,” tegasnya.

Bupati juga mendorong agar alsintan dikelola melalui unit usaha jasa kelompok tani, sehingga tidak hanya membantu produksi, tetapi juga bisa menjadi sumber pemasukan tambahan dan memperkuat kemandirian kelompok.

Apresiasi datang dari Suroso, Ketua Poktan Kuat Rahayu, Desa Kaleng, Kecamatan Puring. Menurutnya, penggunaan teknologi seperti drone dan traktor modern mampu meningkatkan efisiensi kerja sekaligus menarik minat generasi muda untuk kembali terjun ke sektor pertanian.

“Kami siap menjaga dan memanfaatkan alat ini sebaik mungkin. Dengan teknologi, pekerjaan jadi lebih cepat dan tidak terlalu tergantung cuaca atau sulitnya mencari buruh tani,” katanya.

Kegiatan penyerahan alsintan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, Asisten Sekda Kebumen, Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian, serta perwakilan mitra penyedia alsintan, yakni PT Karya Teknologi Mandiri dan PT Maxxi Agri Indonesia.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.