Pemerintahan

Lewat Program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”, Pemkab Kebumen Pastikan Pustu Somagede Dibangun Maret 2026

454
×

Lewat Program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”, Pemkab Kebumen Pastikan Pustu Somagede Dibangun Maret 2026

Sebarkan artikel ini

SEMPOR, Kebumen24.com — Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Melalui program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”, Pemkab Kebumen menggelar layanan kesehatan terpadu di Desa Somagede, Kecamatan Sempor, Kamis (12/2/2026), sekaligus mengumumkan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Somagede yang akan dimulai pada Maret 2026.

Kegiatan ini disambut antusias warga. Sejak pagi, ratusan masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, bakti sosial, khitan massal, hingga layanan Spesialis Keliling (Speling).

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen, dr. Iwan Danardono, menyebutkan, sekitar 200 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan, 50 orang menerima bantuan sosial, dan 6 anak mengikuti khitan massal.

“Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Pemkab Kebumen, RSU PKU Muhammadiyah Gombong, IDI, PMI, Baznas, serta Puskesmas Sempor 2,” ujar dr. Iwan.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, menyoroti masih tingginya angka hipertensi di masyarakat. Ia mengajak warga mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti mengurangi konsumsi gorengan dan makanan asin, serta lebih peduli pada kesehatan mental dengan mengelola stres.

“Kesehatan itu investasi jangka panjang. Selain pola makan, hubungan harmonis dalam keluarga juga sangat berpengaruh pada kondisi fisik dan mental kita,” katanya, sembari mengajak warga mengikuti kuis edukatif seputar kolesterol dan asam urat.

Kabar paling ditunggu datang dari Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Ia memastikan Pustu Somagede akan mulai dibangun pada Maret 2026, sehingga warga tidak lagi harus menempuh jarak jauh untuk berobat ke Puskesmas Sempor 2.

“Kami ingin pemerintah yang mendekat ke masyarakat, bukan sebaliknya. Dengan adanya Pustu nanti, layanan dokter, perawat, dan bidan akan lebih mudah diakses warga Somagede,” tegas Bupati Lilis.

Tak hanya fokus pada kesehatan, Bupati juga memaparkan komitmen Pemkab Kebumen di sektor infrastruktur. Meski ada kebijakan pemangkasan anggaran dari pusat, Pemkab justru meningkatkan alokasi anggaran perbaikan jalan dan jembatan tahun 2026 hingga Rp176 miliar.

Khusus di Kecamatan Sempor, sejumlah proyek strategis yang akan digarap antara lain perbaikan jalan Jatinegara–Purbowangi, Kalirejo–Kenteng, serta pelebaran jembatan di ruas Pagebangan–Somagede.

Di bidang pendidikan, Bupati Lilis menegaskan tidak boleh ada anak Somagede yang putus sekolah karena alasan biaya. Ia meminta warga segera melapor jika menemukan kasus tersebut agar bisa segera ditangani pemerintah.

“Ibu adalah sekolah pertama bagi anak. Saya titip pesan, penggunaan gawai pada anak harus dikontrol dan pastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak demi peningkatan kualitas SDM Kebumen,” pungkasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.