KLIRONG, Kebumen24.com – Cuaca mendung yang disertai suara gemuruh petir berubah menjadi petaka bagi Wahid (32), warga Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen. Senin (16/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, sambaran petir menghantam pohon melinjo di halaman belakang rumahnya yang berdekatan dengan kandang sapi.
Akibat peristiwa tersebut, satu ekor sapi betina berusia sekitar dua tahun ditemukan mati di dalam kandang. Selain itu, kandang ternak mengalami kerusakan cukup parah, dan instalasi listrik rumah beserta sejumlah perangkat elektronik ikut terdampak.
Kapolres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa sambaran petir langsung mengenai pohon melinjo yang berada tak jauh dari kandang.
“Sambaran petir menyebabkan pohon terbakar, kandang rusak, dan sapi di dalam kandang ditemukan mati,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Petugas kepolisian dari Polsek Klirong yang dipimpin Kapolsek Klirong, Edy Wibowo, segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan saksi, serta mendata kerusakan dan kerugian.
Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan satu pohon melinjo terbakar, kandang sapi rusak, satu ekor sapi mati, serta instalasi listrik rumah dan sejumlah barang elektronik mengalami kerusakan akibat sambaran petir.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat cuaca ekstrem, terutama ketika terjadi hujan deras disertai petir.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















