PERISTIWA

Lagi lagi ODGJ di Kebumen Bikin Ulah! Keliling Desa Bawa Sajam, Polisi Gerak Cepat

509
×

Lagi lagi ODGJ di Kebumen Bikin Ulah! Keliling Desa Bawa Sajam, Polisi Gerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan dari Polri, TNI, dan pemerintah desa saat melakukan pengamanan terhadap JA di Desa Sidomulyo, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, Selasa (3/2/2026) malam.

KEBUMEN, Kebumen24.com — Warga Kabupaten Kebumen kembali dibuat resah oleh ulah seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kali ini, seorang pria berinisial JA (29), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Adimulyo, berkeliling desa sambil membawa senjata tajam pada Selasa (3/2/2026) sore hingga malam hari.

Seperti diketahui, sebelumnya, aksi nekat seorang ODGJ di Desa Krakal, Kecamatan Alian, bahkan menewaskan seorang anggota Satpol PP Kebumen. Tak heran, kemunculan JA dengan membawa senjata tajam membuat warga sekitar merasa takut dan memilih membatasi aktivitas di luar rumah agar tidak memakan korban seperti kejadian sebelumnya.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 16.30 WIB terkait adanya seorang warga yang membawa senjata tajam dan menimbulkan keresahan.

“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang membawa senjata tajam, sehingga menimbulkan keresahan di lingkungan,” ujar AKBP Putu, Rabu (4/2/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, JA terlihat berjalan di sekitar desa sambil membawa parang dan belati. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Adimulyo segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Kepala Desa, perangkat desa, ketua RT, tokoh masyarakat, serta unsur Koramil Adimulyo.

Upaya pengamanan dilakukan atas permintaan orang tua JA. Saat itu, yang bersangkutan sudah berada di rumah, namun masih memegang dua bilah senjata tajam. Petugas kemudian mengedepankan pendekatan persuasif melalui Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat. Proses negosiasi berlangsung cukup lama hingga malam hari.

Barang bukti sejumlah senjata tajam yang diamankan dari tangan JA, yang sebelumnya meresahkan warga karena dibawa berkeliling desa.

Sekitar pukul 20.30 WIB, JA akhirnya menanggalkan senjata tajam yang dibawanya dengan cara melemparkannya ke dalam sumur di halaman rumah. Setelah situasi dinilai aman, petugas langsung mengamankan JA dengan menyergap dari belakang dan memborgol kedua tangannya. Saat proses pengamanan, yang bersangkutan sempat melakukan perlawanan.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua bilah senjata tajam jenis belati yang disisipkan di pinggang dan disimpan di saku celana. Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah tas punggung warna hitam yang berisi satu bilah belati jenis sangkur dan satu bilah belati lipat. Seluruh barang bukti tersebut diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.

Dalam proses evakuasi, petugas dari Puskesmas Adimulyo melakukan tindakan pembiusan guna memudahkan penanganan medis. Selanjutnya, JA dievakuasi menggunakan ambulans desa dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk mendapatkan perawatan.

Penanganan kejadian ini melibatkan unsur Polri, Koramil Adimulyo, pemerintah desa, tenaga kesehatan Puskesmas Adimulyo, serta bidan desa. Kapolres Kebumen menegaskan, langkah pengamanan dilakukan semata-mata untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta melindungi keselamatan warga sekitar dan yang bersangkutan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.