KEBUMEN, Kebumen24.com — Tanpa gemerlap pesta kembang api, peringatan Malam Tahun Baru 2026 Masehi di Alun-alun Pancasila Kebumen tetap berlangsung meriah sekaligus khidmat. Pemerintah Kabupaten Kebumen memilih menutup tahun melalui kegiatan Malam Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama Lintas Agama, Rabu malam (31/12/2025).
Sejak awal acara, ribuan warga tampak memadati kawasan alun-alun. Suasana semarak terasa ketika alunan musik dari Idama Band feat Afrida Chan menghibur masyarakat. Namun, atmosfer perlahan berubah hening dan penuh kekhusyukan saat doa lintas agama dipanjatkan sebagai penutup rangkaian kegiatan akhir tahun.
Doa dan harapan untuk terwujudnya Kebumen yang Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya disampaikan secara bergantian oleh para tokoh lintas agama. Mereka yang memimpin doa antara lain KH Azhar Muhammadi dari unsur Islam, Pendeta Dadang Andi Sasanto dari Kristen, Romo Agustinus Darpo Sumarlono dari Katolik, Panditha Muda Masrihudin dari Buddha, Made Yoga dari Hindu, serta Agnan Kusmaryanto dari Konghucu.
Selain mendoakan masyarakat Kebumen secara umum, para tokoh lintas agama juga memanjatkan doa terbaik bagi Bupati Kebumen Lilis Nuryani beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kebumen. Doa-doa tersebut diaminkan oleh ribuan warga yang hadir dengan penuh kekhidmatan.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menyampaikan doa bersama lintas agama menjadi cerminan kuatnya nilai toleransi dan persatuan di tengah masyarakat Kebumen. Ia berharap momentum pergantian tahun dapat dimaknai sebagai sarana refleksi bersama dalam membangun daerah.
“Tahun baru menjadi awal untuk memperkuat kebersamaan. Dengan doa lintas agama, Kebumen diharapkan melangkah ke 2026 dengan semangat persatuan dan optimisme,” ujar Lilis.
Sementara itu, mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Kepala Seksi Bimas Islam H. Makruf Widodo yang hadir bersama jajaran Forkopimda menilai kegiatan doa bersama lintas agama sebagai wujud nyata kerukunan umat beragama di Kebumen.
“Kegiatan ini menunjukkan harmoni antar umat beragama terus terjaga. Doa lintas iman menjadi pesan kuat bagi masyarakat agar senantiasa menjunjung tinggi toleransi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” ungkapnya.

Sebagai informasi, rangkaian Malam Refleksi Akhir Tahun sebelumnya diawali dengan pesta rakyat yang menyediakan 20.000 porsi makanan gratis untuk masyarakat. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan Kebumen Violin Orkestra, Fashion Show Batik Carnival, pembukaan resmi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Kebumen, penampilan lagu Doa Tulus untuk Pemimpinku, pemutaran video refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen, penyerahan HAKI Sendratari The Tale of Karangbolong, pemberian penghargaan bagi atlet berprestasi, hingga pementasan sendratari tersebut.
Menjelang pergantian tahun, acara diisi dengan kultum, doa bersama lintas agama, serta penyampaian harapan menyongsong Tahun Baru 2026. Puncak malam pergantian tahun pun ditutup dalam suasana tertib, aman, dan penuh makna, menegaskan Kebumen sebagai daerah yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















