KEBUMEN, Kebumen24.com — Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Kebumen di halaman Pendopo Kabumian menghadirkan kejutan membanggakan, Sabtu (3/1/2026). Sorotan publik tertuju pada petugas pembawa Bendera Lambang Kementerian Agama yang ternyata berasal dari madrasah peraih prestasi nasional.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani selaku Pembina Upacara. Dalam kesempatan tersebut, Bupati membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini dinilai sangat relevan dengan kondisi Kebumen sebagai daerah majemuk yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan kolaborasi lintas elemen.
Petugas pembawa Bendera Lambang Kementerian Agama diketahui merupakan murid MTs Miftahul Huda Kemangguan, Kecamatan Alian. Madrasah swasta yang berada di wilayah pedesaan ini sebelumnya sukses menorehkan prestasi dengan meraih medali perunggu Lomba Kreasi Baris-Berbaris (LKBB) tingkat nasional dalam ajang Kemah Pramuka Madrasah Nasional 2024 di Cibubur, Jakarta.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Mulyono, selaku Koordinator Seksi Upacara HAB ke-80, menjelaskan penunjukan tersebut dilakukan secara sengaja dan penuh pertimbangan.
“Kami menugaskan mereka sebagai pembawa bendera karena prestasi nasional LKBB menjadi bukti kedisiplinan, kekompakan, serta kesiapan mental. HAB adalah momentum yang tepat untuk menampilkan hasil pembinaan madrasah,” ujar H. Mulyono.
Ia berharap keterlibatan siswa berprestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya.
“Kami ingin HAB tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi panggung motivasi. Semoga menginspirasi madrasah lain untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan karakter,” tambahnya.
Kepala MTs Miftahul Huda Kemangguan, Sri Wahyuningsih, mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada peserta didiknya.
“Anak-anak telah melalui proses latihan disiplin yang panjang. Kesempatan tampil dalam upacara tingkat kabupaten ini menjadi pengalaman berharga sekaligus menambah kepercayaan diri mereka,” tuturnya.
Dalam sambutan Menteri Agama yang dibacakan Bupati Kebumen, ditegaskan bahwa kerukunan umat merupakan energi besar bagi pembangunan bangsa. Keragaman agama dan budaya harus terus dirawat melalui kolaborasi nyata, dengan Kementerian Agama berperan sebagai penjaga nilai keagamaan sekaligus penggerak solusi sosial.
“Delapan puluh tahun pengabdian Kementerian Agama telah menunjukkan kontribusi nyata dalam pendidikan keagamaan, perawatan kerukunan umat, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ucap Bupati.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, H. Anif Solikhin, menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh rangkaian upacara.
“Upacara HAB ke-80 berjalan tertib, lancar, dan khidmat. Ini merupakan hasil kerja bersama panitia dan dukungan semua pihak, termasuk peran murid madrasah berprestasi,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan madrasah juara nasional mencerminkan wajah pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing.
“Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap semangat ini menular ke madrasah lainnya di Kebumen,” tegasnya.
Momentum HAB ke-80 juga diisi dengan penyerahan Satyalencana Karya Satya kepada 16 ASN Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, penyaluran bantuan sosial bagi wilayah terdampak bencana, pentasyarufan dana UPZ bersama BAZNAS, bantuan rehabilitasi rumah guru ngaji, program Pemberdayaan Ekonomi Umat, serta apresiasi bagi KUA berprestasi dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf.
Upacara semakin semarak dengan penampilan Marching Band Gita Insan Taqwa MTs Negeri 7 Kebumen serta Paduan Suara PGRI Cabang Khusus Kemenag Kebumen, menegaskan semangat kebersamaan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Kebumen.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















