PERISTIWA

Perahu Nelayan Terbalik di Muara Sungai Bodo Logending, Dua ABK Selamat

608
×

Perahu Nelayan Terbalik di Muara Sungai Bodo Logending, Dua ABK Selamat

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Kecelakaan laut menimpa sebuah perahu nelayan di muara Sungai Bodo, pintu masuk Pelabuhan Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Selasa pagi, 27 Januari 2026. Perahu bernama MM Maju terbalik dan tenggelam setelah dihantam gelombang besar saat hendak melaut.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, perahu yang diawaki dua anak buah kapal (ABK), Ma’tuf (39) dan Akhmad Fuadi (34), baru saja bertolak dari Pelabuhan Logending.

“Namun setibanya di ujung muara Sungai Bodo, perahu diterjang ombak besar dari arah selatan. Akibatnya kapal oleng dan akhirnya terbalik,” jelas Kapolres Kebumen.

Beruntung, kedua ABK berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju pemecah gelombang di sekitar muara sungai. Mereka kemudian mendapatkan bantuan dari nelayan setempat yang berada di lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Usai dievakuasi, kedua korban dibawa ke Pos TNI Angkatan Laut Logending untuk mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan medis. Kondisi keduanya dilaporkan selamat. Sementara itu, perahu beserta mesin dan alat tangkap mengalami kerusakan berat.

Menurut keterangan saksi mata, gelombang besar datang secara tiba-tiba dengan kekuatan cukup kuat, sehingga diduga menjadi penyebab utama kecelakaan laut tersebut. Total kerugian akibat rusaknya perahu, mesin, dan alat tangkap diperkirakan mencapai Rp60 juta.

“Petugas Satpolairud Polres Kebumen bersama Pos AL Logending dan SAR Lawet Perkasa Kebumen telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban, pendataan saksi, serta penyelidikan awal guna memastikan penyebab kecelakaan,” tambah Kapolres.

Pihak kepolisian juga mengimbau para nelayan agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut, khususnya saat keluar dan masuk muara. Nelayan diminta selalu menggunakan life jacket atau jaket pelampung sebagai langkah keselamatan dasar saat melaut.

“Penggunaan alat keselamatan sangat penting untuk meminimalkan risiko fatal apabila terjadi kecelakaan laut,” pungkas Kapolres Kebumen.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.