Pemerintahan

Musker 2026, PMI Kebumen Siap Tingkatkan UDD Menuju Standar CPOB

541
×

Musker 2026, PMI Kebumen Siap Tingkatkan UDD Menuju Standar CPOB

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar Musyawarah Kerja (Musker) tahun 2026 sekaligus menerima hasil Bulan Dana PMI Kabupaten Kebumen tahun 2025, bertempat di Pendopo Kabumian Kabupaten Kebumen, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi program kerja serta perumusan arah kebijakan PMI ke depan.

Ketua PMI Kabupaten Kebumen, Sabar Irianto, menyampaikan bahwa musyawarah kerja dilaksanakan untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus menyusun perencanaan program tahun 2026. Seluruh pengurus PMI, baik tingkat kabupaten hingga kecamatan, dilibatkan agar perencanaan yang disusun sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan keuangan organisasi.

“Hari ini musyawarah kerja dengan mengevaluasi program berjalan dan merancang program tahun ke depan. Kita libatkan seluruh pengurus PMI Kabupaten hingga tingkat kecamatan untuk membentuk perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan keuangan yang ada,” ujarnya.

Salah satu fokus utama PMI Kabupaten Kebumen pada tahun 2026 adalah peningkatan Unit Donor Darah (UDD) menuju standar CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik). Menurut Sabar, UDD PMI Kebumen yang saat ini telah paripurna akan terus dikembangkan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan darah bagi masyarakat.

“Pada tahun 2026 kita akan mengembangkan unit darah yang tadinya sudah paripurna untuk kita tingkatkan menjadi CPOB,” jelasnya.

Selain peningkatan UDD, PMI Kabupaten Kebumen juga telah menerapkan sistem digitalisasi dalam pengelolaan organisasi. Seluruh transaksi dan laporan kini dilakukan secara non tunai dan tercatat dalam aplikasi, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

“Saat ini semua transaksi dan laporan di PMI sudah digitalisasi, semua non tunai dan tercatat di aplikasi,” tambahnya.

Dari sisi pelayanan, PMI Kabupaten Kebumen mencatat capaian signifikan sepanjang tahun 2025. Pelayanan kesehatan dan sosial mencapai 1.975 layanan dengan total penerima manfaat sebanyak 4.063 jiwa. Sementara pelayanan donor darah menunjukkan tren positif dengan jumlah pendonor baru sebanyak 2.801 orang dan pendonor ulang mencapai 20.916 orang.

“Alhamdulillah pendonor dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Saat ini kami sudah 90 persen memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit se-Kabupaten Kebumen,” ungkap Sabar.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan hasil Bulan Dana PMI Kabupaten Kebumen tahun 2025 dengan total perolehan sebesar Rp1.576.986.071. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menilai capaian tersebut sebagai wujud nyata gotong royong dan kepedulian masyarakat Kebumen terhadap kegiatan kemanusiaan PMI.

“Musyawarah kerja ini penting untuk menentukan arah kerja yang baik, terarah, dan terukur. Perolehan Bulan Dana PMI tahun 2025 sebesar 1 miliar 576 juta rupiah mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat kepada PMI Kebumen,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa dana Bulan Dana PMI akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan nyata, seperti ambulans gratis, layanan kereta jenazah, ambulans gawat darurat, pelayanan kebencanaan, serta pelayanan sosial dan kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana.

“PMI adalah mitra strategis pemerintah daerah. Kami berkomitmen untuk terus mendukung penguatan PMI melalui kebijakan, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Ke depan, Bupati berharap PMI Kabupaten Kebumen semakin profesional, responsif, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat dan merata kepada seluruh masyarakat. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com