KUALA LUMPUR, Kebumen24.com — Fakultas Teknik Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen terus memperluas jejaring internasional. Kali ini, FT UMNU Kebumen resmi menjalin kerja sama dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), di Kantor SIKL Kuala Lumpur, Senin (19/1/2026).
Penandatanganan MoA INI menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi internasional, khususnya di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan kompetensi mahasiswa di tingkat global.
MoA tersebut ditandatangani oleh PLH Kepala Sekolah SIKL Kuala Lumpur, Mashudi, S.Pd., M.Pd., mewakili pihak SIKL, dan Dekan Fakultas Teknik UMNU Kebumen, Ahmad Aftah Syukron, M.Si., sebagai perwakilan Fakultas Teknik UMNU Kebumen. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Budi selaku Humas SIKL Kuala Lumpur.
Kerja sama ini tidak hanya berhenti pada aspek administratif. Secara langsung, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan serah terima mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik UMNU Kebumen yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan SIKL Kuala Lumpur.
Rektor UMNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, menyampaikan kerja sama internasional ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap dinamika global.
“Kerja sama dengan SIKL Kuala Lumpur ini menjadi wujud nyata internasionalisasi UMNU Kebumen. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori di ruang kelas, tetapi juga pengalaman langsung di lingkungan pendidikan internasional yang menuntut profesionalisme, adaptasi teknologi, dan penguatan karakter,” ujar Dr. Imam Satibi.
Ia berharap, melalui program PKL di luar negeri tersebut, mahasiswa mampu mengembangkan kompetensi akademik, keterampilan praktis, serta wawasan global yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UMNU Kebumen, Ahmad Aftah Syukron, M.Si., menegaskan kerja sama ini akan membuka ruang kolaborasi berkelanjutan antara kedua institusi.
“Ke depan, kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada PKL mahasiswa, tetapi juga berpotensi dikembangkan dalam penguatan kurikulum, pertukaran pengetahuan, serta pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan pendidikan,” jelasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















