Olah Raga

Prihatin Tawuran Remaja, Warga Kebumen Sulap Rumah Jadi Ring Tinju

1028
×

Prihatin Tawuran Remaja, Warga Kebumen Sulap Rumah Jadi Ring Tinju

Sebarkan artikel ini
“Suasana latihan remaja di Lawet Boxing Camp Kebumen yang memanfaatkan rumah pribadi sebagai ring tinju untuk menyalurkan energi positif.”

KEBUMEN, Kebumen24.com — Keprihatinan terhadap maraknya aksi tawuran dan perkelahian antar remaja mendorong seorang warga Kebumen mengambil langkah nyata. Fuji Fayono, atau yang akrab disapa Puji Tato, menyulap rumah pribadinya menjadi Lawet Boxing Camp Kebumen, sebuah sasana tinju yang bertujuan menyalurkan energi remaja ke arah yang lebih positif dan berprestasi.

Berlokasi di Gang Srandil No. 84, Desa Kawedusan, Kecamatan Kebumen, rumah sederhana milik Puji Tato kini berubah fungsi menjadi ruang latihan sekaligus ring tinju. Sasana ini diharapkan menjadi ruang aman bagi generasi muda untuk mengasah bakat olahraga, membentuk karakter, serta menjauhkan mereka dari perilaku menyimpang seperti tawuran dan perkelahian jalanan.

Pendiri Lawet Boxing Camp Kebumen, Fuji Fayono, mengatakan bahwa pendirian sasana tinju ini dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk membina remaja agar lebih disiplin, bermental kuat, dan memiliki arah hidup yang jelas.

“Lawet Boxing Camp kami dirikan untuk menyalurkan bakat olahraga remaja, mengubah energi negatif yang berpotensi memicu perkelahian jalanan menjadi prestasi olahraga tinju yang positif. Ini juga menjadi wadah pembinaan karakter agar anak-anak tidak terjerumus pada kenakalan remaja,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Ia mengungkapkan, komunitas ini mulai berdiri sejak tahun 2023. Pada awalnya, sasana tersebut hanya digunakan untuk latihan pribadi sang anak yang memiliki minat di cabang olahraga tinju. Namun, seiring waktu, minat anak-anak muda di lingkungan sekitar terus meningkat hingga akhirnya Lawet Boxing Camp dibuka untuk umum.

“Awalnya hanya untuk latihan anak saya. Tapi karena banyak anak muda yang tertarik dan ingin ikut berlatih, akhirnya kami buka untuk umum dan berkembang menjadi komunitas,” jelasnya.

Latihan di Lawet Boxing Camp dilakukan secara terprogram dan terarah. Materi latihan meliputi footwork, teknik dasar pukulan, latihan fisik, hingga pembentukan mental bertanding. Jadwal latihan rutin digelar tiga kali dalam sepekan, setiap Senin, Rabu, dan Jumat mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB.

Peserta latihan berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen, seperti Kecamatan Alian, Sruweng, dan Adimulyo, dengan mayoritas berasal dari wilayah Kebumen kota. Rata-rata anggota merupakan pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

“Warga Kebumen, Puji Tato, membina puluhan remaja melalui olahraga tinju guna mencegah tawuran dan kenakalan remaja.”

Puji Tato berharap, kehadiran Lawet Boxing Camp dapat menjadi solusi alternatif bagi remaja yang kerap meluapkan emosi secara negatif.

“Harapan saya, anak-anak yang di jalan sering berkelahi atau tawuran bisa dialihkan ke arah yang lebih baik melalui olahraga. Di sini mereka dibina agar disiplin, terarah, dan ke depan bisa menjadi atlet berprestasi yang membanggakan daerah,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada latihan harian, para atlet binaan Lawet Boxing Camp juga diarahkan untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi, mulai dari Pekan Olahraga Daerah (Porda) hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Sasana ini terbuka untuk umum bagi siapa pun yang berminat belajar olahraga tinju.

“Siapa pun boleh datang dan bergabung. Nanti akan diarahkan oleh pelatih. Pelatih kami merupakan atlet aktif dan praktisi, termasuk pelatih perempuan yang merupakan mantan atlet PON Boxing Kebumen,” pungkasnya.(K24/Ilham).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.