KEBUMEN, Kebumen24.com – Kabupaten Kebumen dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang sejak Sabtu (10/1/2026) sore hingga Minggu (11/1/2026) siang. Kondisi ini memicu terjadinya sejumlah bencana di berbagai wilayah, mulai dari pohon tumbang, rumah rusak, hingga terganggunya akses jalan dan jaringan listrik.
Data sementara dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kebumen mencatat, cuaca ekstrem ini berdampak pada 6 kecamatan, 10 desa, dan 11 titik kejadian.
Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, mengatakan, peristiwa mulai terjadi sejak pukul 14.30 WIB pada Sabtu dan berlanjut hingga Minggu siang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kerusakan cukup signifikan.
“Angin kencang dan hujan lebat menyebabkan banyak pohon tumbang yang menimpa rumah warga, mengganggu akses jalan, serta memutus jaringan listrik dan internet,” ujar Heri.
Di Kecamatan Buayan, tepatnya di Desa Tugu, pohon nangka setinggi sekitar 10 meter milik warga bernama Nurohman roboh dan menimpa dapur rumahnya. Beruntung, kejadian tersebut segera ditangani petugas pada sore hari dengan bantuan logistik dari BPBD.
Sementara di Kecamatan Kuwarasan, dua pohon albasia berdiameter sekitar 70 sentimeter tumbang dan menimpa rumah warga di Desa Kuwarasan. Akibatnya, bagian kamar tidur, dapur, dan ruang tamu dengan luas sekitar 12 x 7 meter mengalami kerusakan. Tim BPBD bersama relawan telah melakukan penanganan darurat dan menyalurkan bantuan.
Dampak paling mencolok terjadi di Kecamatan Buluspesantren, Desa Ayamputih, ketika sebuah pohon cemara setinggi sekitar 25 meter tumbang melintang di Jalan Daendels. Pohon tersebut juga menimpa kabel listrik dan jaringan internet, menyebabkan arus listrik serta layanan wifi di wilayah itu sempat terputus sebelum akhirnya berhasil ditangani petugas.
Di Kecamatan Petanahan, pohon tumbang juga terjadi di beberapa titik. Di Desa Karangduwur, pohon roboh menimpa teras rumah milik Suranto, merusak bangunan seluas sekitar 7 x 2,5 meter. Di lokasi lain, pohon alpukat menimpa rumah warga dan telah ditangani oleh petugas pemadam kebakaran. Sementara di Desa Ampelsari, pohon albasia merusak rumah milik Khamim.
Wilayah Kecamatan Ambal juga terdampak. Di Desa Blengorkulon, pohon albasia tumbang dan merusak atap rumah warga. Petugas memberikan bantuan terpal dan logistik. Di Desa Ambalresmi, pohon rambutan roboh dan merusak rumah milik Triyono, sementara di Desa Benerkulon masih dilakukan proses asesmen.
Adapun di Kecamatan Adimulyo, tepatnya di Desa Caruban, pohon albasia setinggi sekitar 15 meter tumbang dan menimpa rumah Kasroni, merusak bagian dapur dan kamar tidur. Bantuan darurat telah disalurkan kepada korban.
BPBD Kebumen memastikan tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material masih terus didata. Berdasarkan laporan sementara, taksiran kerusakan mencapai Rp13.475.000, sedangkan taksiran kerugian sebesar Rp18.250.000.
Tim Pusdalops PB bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kebumen masih melakukan pemantauan dan penanganan di seluruh lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga serta terpenuhinya kebutuhan darurat.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






















