Pendidikan

Gandeng Daihatsu, SMK Ma’arif 9 Kebumen Uji Kompetensi Siswa Standar Industri Nasional

863
×

Gandeng Daihatsu, SMK Ma’arif 9 Kebumen Uji Kompetensi Siswa Standar Industri Nasional

Sebarkan artikel ini
Siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan SMK Ma’arif 9 Kebumen mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi Program Pintar Bersama Daihatsu di Ruang Praktik Siswa (RPS), Kamis (8/1/2026).

KEBUMEN, Kebumen24.com — Komitmen mencetak lulusan siap kerja terus ditunjukkan SMK Ma’arif 9 Kebumen. Berkolaborasi dengan PT Astra Daihatsu Motor, sekolah tersebut menggelar Uji Sertifikasi Kompetensi Sekolah Binaan Tahun 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang otomotif.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat, 8–9 Januari 2026, bertempat di Gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Ma’arif 9 Kebumen. Sebanyak 39 siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan mengikuti uji kompetensi tersebut.

Uji sertifikasi ini merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan Program Pintar Bersama Daihatsu yang telah berjalan selama dua tahun di SMK Ma’arif 9 Kebumen. Program tersebut dirancang untuk menyelaraskan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dan standar industri otomotif nasional.

Kepala Jurusan Teknik Kendaraan Ringan SMK Ma’arif 9 Kebumen, Nursodik, S.Pd., menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi Daihatsu menjadi agenda rutin tahunan bagi sekolah binaan.

“Uji Sertifikasi Kompetensi Daihatsu ini merupakan kegiatan tahunan untuk mengevaluasi Program Pintar Bersama Daihatsu. Ini menjadi kontrol apakah sekolah binaan sudah sesuai dengan kurikulum dan standar yang ditetapkan Daihatsu,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi, tetapi juga sebagai sarana menjaga dan meningkatkan kompetensi siswa agar tetap relevan dengan kebutuhan industri.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan dan menjaga kompetensi siswa sesuai standar industri. Meski kami sekolah swasta di Kabupaten Kebumen, dari sisi kualitas sudah sesuai dengan standar perusahaan nasional seperti Daihatsu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Nursodik memaparkan bahwa Program Pintar Bersama Daihatsu tidak hanya menyentuh aspek teknis pembelajaran, tetapi juga membentuk budaya industri di lingkungan sekolah.

“Program yang berjalan meliputi penerapan disiplin dan SOP industri, penggunaan jalur hijau, serta pendidikan dan pelatihan bagi guru melalui Koordinator Wilayah Jawa Tengah Program Pintar Bersama Daihatsu,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Hardskill Program Pintar Bersama Daihatsu Pusat, Masrukin, menegaskan bahwa uji sertifikasi ini bertujuan memastikan lulusan SMK binaan benar-benar memiliki kompetensi sesuai kurikulum industri.

“Ujian ini memastikan siswa SMK binaan memiliki kompetensi sesuai kurikulum yang ditetapkan bersama. Penilaian mencakup pengetahuan dasar kendaraan hingga perawatan sesuai SOP industri, karena nantinya mereka akan bekerja dengan sistem kerja industri,” ungkapnya.

Koordinator Bidang Hardskill Program Pintar Bersama Daihatsu Pusat, Masrukin, memantau langsung proses uji kompetensi perawatan kendaraan 20.000 kilometer yang diikuti siswa SMK Ma’arif 9 Kebumen.

Dalam ujian tersebut, peserta diminta melakukan perawatan berkala kendaraan 20.000 kilometer dengan waktu yang disediakan selama 50 menit. Namun hasilnya dinilai cukup membanggakan.

“Rata-rata siswa SMK Ma’arif 9 Kebumen mampu menyelesaikan dalam waktu sekitar 40 menit. Ini menunjukkan mereka sudah disiplin, baik dari sisi teori maupun praktik,” tambah Masrukin.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa hardskill saja tidak cukup untuk bersaing di dunia kerja. Lulusan juga perlu dibekali softskill yang memadai.

“Hardskill yang bagus belum tentu menjamin mudah direkrut perusahaan. Perlu nilai tambah berupa softskill, seperti penerapan safety, 5R dan 5S, kemampuan komunikasi, serta kerja sama tim,” pesannya.

Bagi peserta yang dinyatakan lulus, sertifikat kompetensi akan diterbitkan langsung oleh PT Astra Daihatsu Motor. Sertifikat tersebut diharapkan menjadi nilai tambah saat melamar kerja di industri otomotif maupun manufaktur lainnya.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com