Pemerintahan

Perayaan Malam Tahun Baru 2026, Pemkab Kebumen Utamakan Seni Lokal dan Keamanan Wisata

1110
×

Perayaan Malam Tahun Baru 2026, Pemkab Kebumen Utamakan Seni Lokal dan Keamanan Wisata

Sebarkan artikel ini
Kepala Disparbud Kabupaten Kebumen, Frans Haidar, saat menyampaikan keterangan pers terkait perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kantor Diskominfo Kebumen, Kamis (18/12/2025).

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen memastikan perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 tetap digelar, meski dengan konsep sederhana. Kendati demikian, nuansa kebersamaan dan hiburan tetap dihadirkan melalui pemanfaatan seni, budaya, serta potensi lokal Kebumen.

Rangkaian kegiatan pergantian tahun akan dipusatkan di Alun-alun Pancasila Kebumen. Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari hiburan musik, penampilan tari kolosal The Tales of Karangbolong, hingga berbagai perlombaan tradisional yang melibatkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen, Frans Haidar, saat Jumpa Pers di Kantor Diskominfo Kebumen, Kamis (18/12/2025). Menurutnya, konsep sederhana sengaja dipilih dengan mempertimbangkan kondisi serta keterbatasan anggaran daerah.

“Pergantian tahun identik dengan perayaan. Kembang api tetap kami sediakan, tetapi tidak mewah. Sifatnya sederhana dan lebih mengedepankan kebersamaan,” ujar Frans Haidar.

Ia menegaskan, Pemkab Kebumen tidak menghadirkan artis ibu kota pada perayaan tahun ini. Sebaliknya, pemerintah memilih memberdayakan seniman lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku seni dan budaya daerah.

Selain hiburan, malam pergantian tahun juga akan diisi dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar Kabupaten Kebumen semakin aman, maju, dan sejahtera di tahun 2026.

Tak hanya di pusat kota, beberapa objek wisata di Kebumen juga akan menggelar perayaan malam tahun baru. Di antaranya Sagara View Karangbolong dan Pantai Menganti, yang telah melaporkan rencana kegiatan kepada Disparbud Kebumen.

Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Disparbud Kebumen menekankan pentingnya kesiapan pengelola wisata. Pihaknya telah menggelar rapat koordinasi serta menerbitkan Surat Edaran Nomor: 100.3.4.2/1326 Tahun 2025 tentang Himbauan Kesiapan Usaha Pariwisata Menghadapi Libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain memastikan kelaikan alat dan wahana wisata, ketersediaan petugas di wahana berisiko tinggi, serta kesiapan SOP penanggulangan kecelakaan. Pengelola juga diminta menyiapkan petugas penyelamat dan berkoordinasi dengan BPBD terkait peralatan serta personel pendukung.

“Selain sarana prasarana, pengelola wisata juga kami minta mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti parkir liar, ketok harga, hingga praktik premanisme,” tegasnya.

Disparbud juga mendorong penerapan rekayasa lalu lintas, pemasangan rambu jalan, serta penyiapan jalur alternatif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan pengunjung. Mengingat musim penghujan, kewaspadaan terhadap potensi bencana turut menjadi perhatian utama.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.