Pemerintahan

Jembatan Presisi Diresmikan, Warga Jlegiwinangun–Korowelang Kini Lebih Aman dan Lancar Beraktivitas

750
×

Jembatan Presisi Diresmikan, Warga Jlegiwinangun–Korowelang Kini Lebih Aman dan Lancar Beraktivitas

Sebarkan artikel ini
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith bersama Bupati Kebumen Lilis Nuryani meresmikan Jembatan Presisi penghubung Desa Jlegiwinangun dan Korowelang, Kecamatan Kutowinangun, Senin (29/12/2025).

KEBUMEN, Kebumen24.com — Warga Desa Jlegiwinangun dan Desa Korowelang, Kecamatan Kutowinangun, akhirnya bisa bernapas lega. Jembatan penghubung kedua desa yang sebelumnya rapuh dan rawan kecelakaan kini berdiri kokoh setelah selesai direnovasi. Jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith, Senin (29/12/2025).

Jembatan yang diberi nama Jembatan Presisi itu merupakan bagian dari program prioritas Kapolri yang berfokus pada peningkatan keselamatan serta kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas harian warga, termasuk anak-anak sekolah dan aktivitas perekonomian desa.

Dalam sambutannya, AKBP Eka Baasith menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pembangunan jembatan dilakukan melalui survei teknis serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Kondisi jembatan lama dinilai sudah tidak layak dan berisiko tinggi bagi keselamatan pengguna.

“Saat kami lakukan survei, jembatan lama sudah goyang dan kondisinya tidak aman. Jika dibiarkan, masyarakat yang paling dirugikan, terutama anak-anak sekolah,” ujar Kapolres.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak ketiga yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan. Kapolres berharap jembatan yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang turut hadir dalam peresmian menyampaikan terima kasih kepada Polres Kebumen dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, Jembatan Presisi memiliki nilai strategis bagi kehidupan masyarakat sekitar.

“Ini bukan sekadar akses fisik, tetapi urat nadi aktivitas masyarakat. Mobilitas warga menjadi lebih lancar, dan sektor pariwisata seperti Jlegi Fun River diharapkan ikut tumbuh,” kata Lilis.

Jembatan Presisi sepanjang 30 meter dengan lantai plat besi kini menjadi akses utama warga Jlegiwinangun–Korowelang untuk mendukung mobilitas, pendidikan, dan perekonomian desa.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, khususnya sungai di sekitar jembatan, sehingga pembangunan infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

Kepala Desa Jlegiwinangun, Ruri Saharani, mengungkapkan bahwa jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 2 meter tersebut kini jauh lebih kuat karena menggunakan lantai plat besi, menggantikan papan kayu yang selama bertahun-tahun kerap mengalami kerusakan.

“Selain jembatan, akses jalan menuju lokasi juga sudah diaspal. Ini sangat membantu aktivitas warga dan anak-anak sekolah, sekaligus diharapkan mampu menggerakkan ekonomi desa,” jelasnya.

Peresmian Jembatan Presisi dihadiri jajaran pejabat utama Polres Kebumen, para kapolsek, Forkopimcam Kutowinangun, Ketua DPRD Kebumen, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang turut mendukung pembangunan jembatan tersebut.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.