SADANG, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menggaungkan Gerakan Promosi dan Edukasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang dirangkai dengan Penyerahan Simbolis Bantuan Pangan Pemerintah, Rabu (3/12/2025). Kegiatan yang menjadi bagian dari program unggulan daerah “Mangan Wareg Bergizi Bareng Biyunge” itu berlangsung meriah di SDN 1 Pucangan, Kecamatan Sadang.
Sejak pagi, ratusan murid dari SDN 1 dan SDN 2 Pucangan mengikuti senam bersama. Kedatangan Bupati Lilis disambut antusias, bahkan suasana semakin hangat ketika beliau berinteraksi langsung dengan para pelajar melalui sesi tanya jawab ringan seputar sarapan, sayuran, dan kandungan gizi dalam makanan.
“Sudah pada sarapan belum? Siapa yang suka makan sayur?” sapa Bupati Lilis yang disambut tawa dan angkat tangan para siswa.
Di momen itu, Bupati semula berencana memberikan hadiah sepeda. Namun, mengingat medan Desa Pucangan yang berbukit, hadiah dialihkan menjadi uang tunai. Sebanyak 20 anak yang menjawab pertanyaan dengan benar menerima Rp50.000 masing-masing, dengan total hadiah Rp1 juta. Bupati juga berpesan agar anak-anak menggunakan gawai secara bijak untuk hal positif seperti belajar dan mencari informasi edukatif.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) Teguh Yuliono mengatakan, edukasi B2SA hari itu sekaligus menjadi momentum penyaluran bantuan pangan pemerintah melalui Bulog. Sebanyak 450 porsi makanan B2SA dibagikan, terdiri dari nasi sorgum, telur, katsu, dan pisang.
“Harapannya, orang tua dapat menyiapkan menu makanan yang memenuhi standar B2SA sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi sehat,” kata Teguh. Ia juga menjelaskan bahwa bantuan pangan yang dibagikan merupakan alokasi Oktober–November, masing-masing berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng per penerima.
Dari Bulog Cabang Magelang, Edi Wibowo merinci bahwa penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Sadang menjangkau 11 desa, dengan total 51,9 ton beras dan 10.384 liter minyak goreng untuk 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Khusus Desa Pucangan, terdapat 383 KK penerima.

Secara keseluruhan, di Kabupaten Kebumen jumlah penerima mencapai 128.579 KK dengan total bantuan 2.571.580 kg beras dan 514.316 liter minyak goreng. Edi menambahkan bahwa minyak goreng menjadi tambahan alokasi pada periode Oktober–November setelah sebelumnya (Juni–Juli) hanya berupa beras.
“Kami bangga karena beras medium yang disalurkan merupakan hasil panen petani Kebumen sendiri,” tegasnya.
Tak hanya penyaluran bantuan pangan gratis, Pemkab Kebumen melalui Disperindag KUKM juga membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari beras, minyak goreng, gula, telur ayam, daging ayam, hingga bawang merah dan bawang putih.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kebumen Nurjanah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sri Kuntarti, Kepala Distapang Teguh Yuliono, Kepala Disperindag KUKM Haryono Wahyudi, Forkopimcam Sadang, guru, dan ratusan murid SDN Pucangan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















