PemerintahanPendidikan

Ikuti Pelatihan UMKM Mandiri Kebumen Berdaya, 122 Produk Lokal Dikurasi Siap Naik Kelas

453
×

Ikuti Pelatihan UMKM Mandiri Kebumen Berdaya, 122 Produk Lokal Dikurasi Siap Naik Kelas

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau stand UMKM peserta kurasi produk di Pendopo Kabumian.

KEBUMEN, Kebumen24.com — Upaya Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mengakselerasi pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kembali diperkuat melalui Pelatihan Kewirausahaan UMKM Mandiri Kebumen Berdaya dan kurasi produk bertema “Strategi Peningkatan Kualitas Produk Menuju UMKM Naik Kelas”, Selasa (2/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabumian ini diikuti ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor yang bertekad menyiapkan produk agar mampu menembus pasar ritel modern.

Program ini merupakan kolaborasi antara Pemkab Kebumen dan PT Indomarco Pristama Yogyakarta melalui skema CSR. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kebumen Lilis Nuryani, pimpinan OPD, Micro Economics Project Executive Indomaret Purwanto Wahyudi, Deputi Branch Manager PT Indomarco Pristama Yogyakarta Endow, perwakilan KADIN Kebumen, Rumah UMKM, serta para peserta pelatihan.

Sebanyak 122 produk dari 100 pelaku usaha diajukan dalam proses kurasi. Produk tersebut terbagi atas 15 produk dari 13 UMKM Inkubasi Bisnis, 26 produk dari 20 UMKM IKM binaan Disperindag, 62 produk dari 48 UMKM usulan kecamatan, serta 19 produk dari UMKM koordinasi Ketua Rukun. Kurasi dilakukan untuk memastikan produk lokal memenuhi standar ritel modern, termasuk perizinan PIRT, sertifikasi halal, dan kualitas kemasan.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing UMKM daerah.

“UMKM kita hari ini dididik untuk lebih mandiri, meningkatkan kualitas, dan menembus jaringan ritel modern,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan 37 gerai Indomaret di Kebumen merupakan peluang besar dalam memperluas pemasaran produk lokal.

“Pendampingan seperti ini sangat membantu UMKM kita memahami standar industri dan siap masuk pasar modern,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, para peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari kurator produk. “PIRT sudah, halal sudah, kemasan rapi. Tinggal memperkuat kualitas dan konsistensi,” pesan Bupati.

PT Indomarco Pristama turut menyerahkan cenderamata kepada Pemkab Kebumen serta memberikan 100 unit timbangan digital kepada peserta pelatihan. Antusiasme memuncak saat pengundian hadiah utama, di mana Bupati menyerahkan satu unit gerobak UMKM senilai Rp8 juta kepada Sulistyaningsih, warga Prumpung, Bumirejo. Ia juga mendapatkan izin berjualan gratis di Indomaret selama tiga bulan.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stand UMKM oleh Bupati. Wahyu Solihim, peserta dari Desa Kedaleman Wetan, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan pengetahuan usaha. Produk Keripik Kelapa Pesona Rasa yang ia bawa telah berkembang sejak 2003 dan kini mulai merambah pasar Jakarta dan Bandung.

Mengakhiri kegiatan, Bupati Lilis Nuryani mengajak seluruh pelaku UMKM di Kebumen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.

“Mari tunjukkan bahwa UMKM Kebumen siap naik kelas dan mengisi rak-rak ritel modern untuk menggerakkan ekonomi daerah,” serunya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca