KEBUMEN, Kebumen24.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen kembali menunjukkan kepedulian dan aksi cepatnya dalam merespons bencana. Pada Jumat, 21 November 2025, PMI Kebumen mengirimkan bantuan logistik beserta lima relawan terlatih untuk mendukung penanganan darurat bencana tanah longsor di wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah.
Pengiriman bantuan dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kebumen, Drs. H. Sabar Irianto, didampingi Kabid Penanggulangan Bencana sekaligus relawan PMI, Drs. Bambang Widadi, bertolak dari Markas PMI Kebumen menuju lokasi terdampak.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa mengirimkan bantuan keluar daerah ke Banjarnegara yang beberapa hari ini mengalami tanah longsor cukup hebat,” ujar Sabar Irianto.
Bantuan yang dikirimkan PMI Kebumen berisi 50 kilogram beras, paket sembako, makanan siap saji, baby kit, hygiene kit, serta family kit. Seluruh bantuan dipersiapkan untuk kebutuhan darurat penyintas.
“Bantuan ini bersifat siap pakai dan harus segera dikirimkan. Selain sembako, kami membawa perlengkapan bayi, perlengkapan keluarga, sanitasi, dan lainnya untuk mendukung kebutuhan mendesak di lapangan,” tambahnya.
Selain distribusi logistik, PMI Kebumen juga mengirim lima relawan untuk bertugas selama satu pekan. Para relawan tersebut akan ditempatkan di dapur umum, bidang WASH (Water, Sanitation and Hygiene), serta sanitasi lingkungan.
“Relawan yang dikirim adalah relawan terlatih sesuai bidangnya. Saat ini tenaga di dapur umum sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan makan para penyintas. Sanitasi di lokasi bencana juga menjadi prioritas,” jelas Sabar.
Berdasarkan laporan infografis PMI Kabupaten Banjarnegara per Minggu, 23 November 2025, jumlah pengungsi mencapai 1.019 jiwa. Sebanyak 16 orang masih dalam pencarian, 12 orang ditemukan meninggal dunia, dan terdapat lima titik pengungsian di Posko Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara.
Sabar Irianto juga mengimbau masyarakat Kebumen untuk tetap waspada, mengingat curah hujan tinggi dengan intensitas hampir setiap hari.
“Khususnya masyarakat di wilayah pegunungan, tetap berhati-hati dan selalu memperhatikan potensi bencana,” tegasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















