PemerintahanReligi

Petanahan Bersholawat Gaungkan Semangat Kerukunan Beragama di Kebumen

1127
×

Petanahan Bersholawat Gaungkan Semangat Kerukunan Beragama di Kebumen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Semangat menjaga kerukunan dan harmoni antarumat beragama kembali menggema di Kecamatan Petanahan melalui gelaran Petanahan Bersholawat. Acara yang menjadi bagian dari pembinaan kerukunan beragama ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Kecamatan Petanahan pada Jumat malam, 21 November 2025.

Ribuan jemaah larut dalam lantunan selawat yang dibawakan Hadroh Bolosewu. Gelaran ini turut dihadiri Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, bersama Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Mukhsinul Mubarok, serta Kadiskominfo Kebumen, Wahyu Siswanti. Hadir pula jajaran Forkopimcam Petanahan, para kepala desa, alim ulama, tokoh masyarakat, dan warga dari berbagai penjuru kecamatan.

Ketua Takmir Masjid Agung Az-Zuhud, Mansur, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, kolaborasi antara ulama dan umaro merupakan kekuatan besar bagi terciptanya harmonisasi sosial.

“Kami merasa senang dengan adanya ulama dan umaro yang saling bergandengan tangan. Ini adalah wujud sinergi yang luar biasa,” ujar Mansur.

Ia menambahkan, kehadiran perangkat desa dan kecamatan dalam salat berjamaah di Masjid Az-Zuhud selama ini menjadi bukti nyata. Sinergi tersebut, lanjutnya, diharapkan mampu menjadikan Petanahan dan Kebumen sebagai Baldatun Ṭayyibatun wa Rabbun Ghafūr—negeri yang baik dan dirahmati Allah.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menekankan bahwa pengajian ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi momentum penting untuk memperkuat kerukunan dan ikatan sosial masyarakat.

“Pengajian ini menjadi momentum penting bagi kita untuk terus merawat kerukunan beragama, memperkuat ikatan sosial, serta menjaga suasana desa dan kabupaten agar tetap adem ayem dan guyub rukun,” tuturnya.

Bupati menegaskan, kerukunan adalah modal sosial yang tak ternilai dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kebumen bisa maju kalau warganya rukun. Petanahan bisa berkembang kalau masyarakatnya kompak. Kerukunan bukan hanya slogan, tapi modal sosial yang tidak ternilai,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong masyarakat untuk terus bergotong royong, saling membantu, dan menjadikan kerukunan sebagai napas kehidupan sehari-hari. Menurutnya, program-program pemerintah tidak akan optimal tanpa dukungan masyarakat yang solid.

Acara puncak diisi dengan tausiyah dan lantunan selawat yang menyejukkan hati. Panitia menghadirkan tiga penceramah, yakni KH. Fathurrohman, S.Ag., M.Pd., Gus Alif Al Mundzir, dan Ustadz Samsul Arifin.

Menutup sambutannya, Bupati Lilis menyampaikan doa agar kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh warga Petanahan dan Kebumen.

“Semoga Allah memudahkan segala urusan kita, memudahkan rezeki warga Petanahan, menyehatkan masyarakat Kebumen, serta menguatkan langkah kita untuk membangun daerah ini menjadi lebih maju, sejahtera, dan barokah,” ucapnya.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.