AMBAL, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan dukungan penuh terhadap rencana program pipanisasi air untuk pertanian dan konservasi lingkungan di wilayah pesisir yang diinisiasi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak. Dukungan ini ditegaskan langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam audiensi bersama Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Kadislitbangad) Kolonel Arm Anggoro Nur Setiawan, S.I.P., M.Si., yang berlangsung di Rest Area Sate Ayam Ambal H Tino, Rabu (5/11/2025).
Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam upaya penguatan ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah pesisir Kebumen. Dalam kunjungan itu, Kolonel Anggoro hadir bersama jajaran TNI AD, termasuk Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono. Sementara dari jajaran Pemkab Kebumen, Bupati didampingi oleh Asisten Pemerintahan R. Agung Pambudi serta sejumlah pimpinan OPD terkait.
Dalam pertemuan itu, Kadislitbangad menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan peninjauan dan pengumpulan data lapangan sebagai langkah awal percepatan program pipanisasi. Program ini merupakan inisiatif Kasad yang bertujuan memperkuat pasokan air untuk pertanian masyarakat.
“Program pipanisasi ini akan digunakan untuk mengaliri sawah dan perkebunan milik warga, khususnya di wilayah pesisir,” jelas Kolonel Anggoro. Menurutnya, ketersediaan air yang stabil akan mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan membantu petani agar tidak hanya mengandalkan musim hujan.
Program tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi petani pesisir. Dengan aliran air yang tercukupi, lahan pertanian dapat ditanami sepanjang tahun, sehingga hasil panen dan pendapatan masyarakat akan semakin meningkat.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Dirinya menegaskan pentingnya kolaborasi dengan TNI AD untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
“Pada intinya kami sangat mendukung program ini karena manfaatnya sangat besar bagi kesejahteraan petani Kebumen, khususnya yang berada di wilayah pesisir,” ujar Bupati Lilis.
Ia berharap, dengan adanya program pipanisasi, lahan-lahan pertanian yang selama ini bergantung pada curah hujan dapat lebih produktif dan berdaya saing.
Selain isu ketersediaan air untuk pertanian, audiensi juga membahas rencana kerja sama pemkab dengan TNI AD dalam konservasi lingkungan. Pemkab Kebumen menyatakan komitmen kuat untuk mendukung konservasi mangrove sebagai upaya mencegah abrasi yang selama ini mengancam wilayah pesisir.
TNI AD juga mendorong penanaman pohon cemara laut yang berfungsi sebagai wind break, atau penahan angin laut, guna melindungi tanaman pertanian masyarakat dari angin kencang yang bersifat merusak.
Tak hanya itu, Kadislitbangad memaparkan rencana pengembangan konservasi penyu dan tukik yang selama ini menjadi lokasi edukasi bagi mahasiswa KKN. Program tersebut akan diperkuat melalui kerja sama lintas pihak, sehingga konservasi pesisir dapat berjalan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Kerja sama antara Pemkab Kebumen dan TNI AD ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pelestarian lingkungan jangka panjang, peningkatan ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Sinergi ini dipandang sebagai model kolaborasi yang mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
Program pipanisasi dan konservasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah daerah dengan TNI AD dapat menjadi motor penggerak kemajuan daerah, terutama di wilayah pesisir yang membutuhkan perhatian khusus.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















