BULUSPESANTREN, Kebumen24.com – Suasana duka mendalam menyelimuti prosesi pemakaman Kopda Anumerta Amin Nurohman, prajurit muda TNI Angkatan Darat asal Kebumen yang gugur saat menjalankan tugas negara di Papua Barat. Almarhum dimakamkan dengan upacara militer penuh kehormatan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren, pada Selasa (14/10/2025).
Upacara pemakaman dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M. Turut hadir Dandim 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo, S.I.P., para perwira TNI, anggota Koramil, serta ratusan masyarakat yang datang memberikan penghormatan terakhir bagi putra terbaik bangsa tersebut.
Alunan doa dan tembakan salvo mengiringi turunnya peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih ke liang lahat. Tangis keluarga dan rekan sejawat pecah seiring penghormatan terakhir pasukan, menciptakan suasana haru yang mendalam.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Bambang Sujarwo menyampaikan rasa belasungkawa atas gugurnya Kopda Anumerta Amin Nurohman, yang disebutnya sebagai sosok prajurit tangguh dan teladan bagi generasi muda TNI.
“Atas nama keluarga besar TNI Angkatan Darat, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Kopda Anumerta Amin Nurohman, salah satu putra terbaik bangsa. Pengorbanan beliau menjadi bukti nyata semangat juang prajurit sejati yang menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” ungkap Brigjen Bambang penuh haru.
Danrem menegaskan, upacara militer yang digelar merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan tertinggi negara atas jasa besar almarhum selama bertugas menjaga keamanan di Tanah Papua.
“Almarhum gugur sebagai pahlawan sejati saat menjalankan misi mulia menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Kita kehilangan sosok prajurit yang penuh dedikasi, disiplin, dan berjiwa sosial tinggi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Bambang juga menyampaikan doa serta dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah menghadapi cobaan.
“Semoga keluarga diberi kekuatan dan keikhlasan. Semangat dan pengabdian almarhum akan selalu menjadi teladan bagi kita semua,” tuturnya.
Upacara diakhiri dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada keluarga sebagai simbol penghormatan negara atas jasa pengabdian Kopda Anumerta Amin Nurohman. Ratusan warga turut menundukkan kepala, mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Sementara itu, Dea, calon istri almarhum, tampak tak kuasa menahan tangis. Ia mengenang sosok Amin sebagai pribadi penyayang, ramah, dan dekat dengan keluarga maupun masyarakat.
“Kami sudah berencana menikah setelah dia pulang dari satgas. Tapi Tuhan berkehendak lain,” ujarnya lirih, sembari mengenang percakapan terakhir mereka sehari sebelum insiden penyerangan terjadi.
Diketahui, Kopda Anumerta Amin Nurohman merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara dan putra satu-satunya dalam keluarga. Ia gugur pada Sabtu (11/10/2025) setelah diserang kelompok separatis bersenjata di Teluk Bintuni, Papua Barat, saat menjalankan misi anjangsana bersama rekan satuannya dari Satgas Yonif 410/Alugoro. Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya, almarhum mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Kopda Anumerta. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















