KEBUMEN, Kebumen24.com – Kreativitas dan inovasi Dosen mengharumkan nama Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen. Tim dosen dan mahasiswa UMNU Kebumen berhasil menyulap sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar melalui metode pirolisis, dalam workshop yang digelar di Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis, 11 September 2025.
Kegiatan ini dipimpin Ahmad Aftah Syukron, M.Si., Dosen Teknik Informatika sekaligus Ketua Tim Pengabdian. Turut hadir Rektor UMNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, bersama Dwiyono Waluyo, M.T., Dosen Teknik Sipil, dan mahasiswa dari Teknik Informatika serta Teknik Sipil, seperti Idad Gholbuddien, Reivani Adelia Putri, Suci Amelia Arifin, dan Ngabdul Kafi. Dosen pendamping, Titi Maemunah, M.Pd., dan Isnaini Lilis Elviyanti, M.Si., juga ikut mendampingi.
Workshop pun semakin menarik ketika tim pengabdian melakukan praktik langsung pengolahan sampah menggunakan alat pirolisis. Seluruh peserta tampak antusias, takjub menyaksikan sampah plastik “berubah wujud” menjadi BBM solar siap pakai.
Tim pengabdian juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungannya melalui hibah Pengabdian Masyarakat skema Pemberdayaan Masyarakat tahun 2025. Hibah ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk memastikan pendidikan tinggi berdampak nyata bagi masyarakat, sesuai slogan mereka, “KemdiktilSaintek Berdampak.”

Acara ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah setempat. Pemerintah Kecamatan Karanganyar dan Lurah Jatiluhur, beserta pegiat pengelolaan sampah dari berbagai RT/RW, hadir untuk menyaksikan inovasi yang memadukan kreativitas dan keberlanjutan lingkungan.
“Program ini sangat sejalan dengan upaya kami dalam mengatasi permasalahan sampah plastik. Selamat kepada tim UMNU Kebumen yang menjadi pionir pengolahan sampah menjadi BBM di Karanganyar dan Kabupaten Kebumen,” ujar Perwakilan Camat Karanganyar.
Sementara itu, Rektor UMNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya. Menurutnya, inovasi ini adalah bukti nyata kehadiran dosen UMNU di tengah masyarakat.
“Ini luar biasa sekali ya, dan ini adalah bukti nyata kehadiran dosen UMNU di tengah masyarakat. Teknologi yang dikembangkan dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” katanya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















