KEBUMEN, Kebumen24.com — Memasuki musim kemarau, risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat. Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah muncul dan cepat merambat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Kebumen memperkuat patroli di sejumlah wilayah yang dinilai rawan kebakaran.
Pada Jumat (11/9/2026), Polres Kebumen melalui Polsek Prembun melakukan patroli antisipasi karhutla di wilayah Desa Kabuaran, Kecamatan Prembun.
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami kebakaran. Polisi juga mengantisipasi aktivitas masyarakat yang dapat memicu munculnya api, terutama di tengah kondisi lingkungan yang kering.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, patroli merupakan bagian dari langkah pencegahan karhutla. Menurutnya, penanganan kebakaran tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul, tetapi perlu diawali dengan upaya antisipasi.
“Patroli ini merupakan langkah pencegahan. Di tengah musim kemarau, kondisi lahan yang kering membuat potensi kebakaran meningkat,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Kapolres, kehadiran polisi di lapangan juga untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Warga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, seperti membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.
Ia mengatakan, kebakaran yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi besar apabila tidak segera diketahui dan ditangani. Terlebih ketika terjadi di lahan kering dan kondisi angin cukup kuat.
Karena itu, Polres Kebumen mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan titik api. Informasi dari warga dinilai penting agar petugas dapat bergerak lebih cepat sebelum api meluas.
“Peran masyarakat sangat penting. Jika melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas,” ujarnya.
Patroli karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.
Pencegahan menjadi penting karena kebakaran lahan tidak hanya mengancam vegetasi. Asap yang ditimbulkan juga dapat mengganggu aktivitas warga dan kualitas udara, sementara api yang meluas berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Polres Kebumen mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele api di lahan kering. Pada musim kemarau, satu titik api dapat menjadi persoalan besar jika terlambat ditangani. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















