KEBUMEN, Kebumen24.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak pondok pesantren di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Kebumen, untuk terus menjadi benteng kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat. Ajakan ini ia sampaikan saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-7 Almaghfurlah KH Musyaffa’ Aly di Pondok Pesantren Al Falah, Sumberadi, Selasa (9/9/2025).
Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membina umat. Jawa Tengah yang memiliki lebih dari 5.900 pondok pesantren disebutnya sebagai barisan terdepan dalam merawat keharmonisan sosial.
“Kerukunan adalah modal utama Jawa Tengah. Pesantren menjadi benteng garda terdepan untuk memberikan kedamaian kepada umat,” ujarnya.
Gubernur juga mengajak para kiai, gus, dan pengasuh pondok pesantren untuk terus memberikan pencerahan yang menyejukkan. Ia menekankan pentingnya budaya tepo seliro (tenggang rasa) dan gotong royong agar wajah Jawa Tengah tetap harmonis.
Tak lupa, Ahmad Luthfi berpesan kepada para pejabat publik agar tidak bersikap adigang adigung adiguna (sombong dan angkuh).
“Pejabat harus duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan masyarakat. Masyarakat adalah tuan bagi kita untuk kita layani,” tegasnya.
Turut mendampingi Gubernur, Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Bupati Zaeni Miftah, Sekda, jajaran Forkopimda, serta para tokoh agama dan masyarakat. Seusai acara di Pondok Pesantren Al Falah, rombongan Gubernur melanjutkan agenda dialog bersama Pemerintah Kabupaten Kebumen di Pendopo Kabumian.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















