Pemerintahan

GKJ Grujugan Kukuhkan Pendeta Baru, Bupati Kebumen: Toleransi dan Persatuan Kunci Keharmonisan

1287
×

GKJ Grujugan Kukuhkan Pendeta Baru, Bupati Kebumen: Toleransi dan Persatuan Kunci Keharmonisan

Sebarkan artikel ini

PETANAHAN, Kebumen24.com – GKJ (Gereja Kristen Jawa) Grujugan, Kecamatan Petanahan, resmi mengukuhkan Ari Iswanto, S.Si-Teol, sebagai pendeta baru melalui acara pentahbisan yang digelar pada Jumat (5/9/2025). Acara khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Tjahjo Sambodo.

Pentahbisan Pendeta Ari Iswanto menjadi momen penting bagi GKJ Grujugan yang telah menantikan pemimpin rohani baru selama kurang lebih dua tahun. Ketua Panitia, Susilo Yudianto, menjelaskan bahwa proses pemilihan pendeta baru dilakukan melalui tahap penjaringan, orientasi, pemilihan, hingga masa vikariat atau pengenalan selama satu tahun.

“Ini adalah langkah awal, bukan puncak acara. Setelah ditahbiskan, bagaimana kami dapat menjalani pelayanan bersama,” ujar Susilo Yudianto.

Acara ini disambut antusias oleh sekitar 400 jemaat, tidak hanya dari Petanahan, tetapi juga dari wilayah lain seperti Patimuan Cilacap, Temanggung, Salatiga, dan Boyolali. Kehadiran jemaat yang ramai menjadi bukti besarnya harapan masyarakat terhadap kepemimpinan rohani baru di GKJ Grujugan.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani mengucapkan selamat kepada Pendeta Ari Iswanto sekaligus menekankan pentingnya peran seorang pendeta sebagai pelayan dan pemersatu umat.

“Pentahbisan adalah panggilan untuk melayani umat. Ini adalah tekad untuk setia pada jalan pengabdian,” tuturnya.

Bupati Lilis juga mengajak seluruh jemaat untuk mendukung pendeta baru dalam pelayanannya, karena keberhasilan pelayanan akan tercapai jika ada kerja sama dan sinergi. Ia memuji Desa Grujugan, yang dikenal sebagai “kampung tudung”, sebagai contoh toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang dapat dijadikan model di Kebumen.

“Toleransi yang tumbuh dari hati ini harus terus kita rawat bersama. Kebumen hanya akan kuat jika masyarakatnya rukun. Mari kita pelihara harmoni, kita jaga kerukunan, dan hidup dalam persaudaraan. Hanya dengan bersatu kita bisa membangun, dan hanya dengan membangun kita bisa sejahtera,” pesannya, diiringi ajakan untuk mewujudkan Kebumen Berdaya: Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.