KEBUMEN, Kebumen24.com – Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Kebumen resmi memiliki nahkoda baru. Pengurus DKD masa bhakti 2025–2030 dikukuhkan dalam acara meriah di Alun-alun Pancasila Kebumen, Sabtu (9/10/2025).
Hadir dalam pengukuhan tersebut Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kebumen Frans Haidar, Sekretaris Forkopimcam Kebumen, perwakilan organisasi seni budaya, serta para seniman dan budayawan.
Kepengurusan baru ini dipimpin oleh Slamet Pramono, S.Pd sebagai Ketua Umum DKD Kebumen. Momen pengukuhan semakin semarak dengan penampilan tarian daerah dan kesenian Ketoprak Gen Z garapan siswa-siswi dari 17 SMA/SMK di Kebumen, membawakan lakon “Jumedhuling Samudra Purba” yang mengangkat kearifan lokal sekaligus mempromosikan kekayaan alam UNESCO Global Geopark Kebumen.
Dalam sambutannya, Wabup Zaeni Miftah menegaskan pentingnya peran DKD sebagai garda terdepan dalam pelestarian sekaligus promosi seni budaya Kebumen.
“Kita punya kekayaan seni dan budaya yang luar biasa. Tugas DKD adalah mengenalkan ini lebih luas lagi, bahkan hingga tingkat nasional. Jadilah duta seni budaya yang membanggakan Kebumen,” tegasnya.
Zaeni juga berpesan agar amanah yang diemban pengurus baru dijalankan dengan dedikasi dan tanggung jawab tinggi.
“Saya berharap kepengurusan baru dapat mengenalkan dan mengharumkan kesenian serta kebudayaan Kebumen, bukan hanya di Jawa Tengah, tetapi juga di tingkat nasional,” tambahnya.
Ketua panitia, Sentot Sulistiyono, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal kebangkitan seni dan budaya di Kebumen.
“Pengukuhan ini adalah momentum bahwa kita sebagai seniman akan bangkit memajukan budaya. Ini titik awal yang penuh makna bagi pengurus baru DKD untuk melangkah lebih mantap,” ungkapnya.
Sentot juga menegaskan kesiapan DKD menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat, membuka ruang kolaborasi lintas sektor, serta menjadi wadah kreatif yang melahirkan karya seni berkualitas.
“Melalui sinergi ini, kami ingin Kebumen semakin dikenal luas lewat kekayaan seni dan budayanya,” pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















