Pemerintahan

Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan Meriahkan Hari Jadi ke-396 Kebumen

1224
×

Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan Meriahkan Hari Jadi ke-396 Kebumen

Sebarkan artikel ini
2. Warga berebut hasil bumi dari gunungan di depan Pendopo Kabumian, menjadi puncak acara yang paling ditunggu-tunggu.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana meriah mewarnai Kirab Budaya dan Grebeg Gunungan dalam rangka Hari Jadi ke-396 Kabupaten Kebumen, Kamis (21/8/2025). Sejak pagi, ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan rute kirab, meski terik matahari cukup menyengat.

Kirab yang mengusung tema Ngopeni, Ngayomi, dan Ngayemi ini mengambil rute sama seperti karnaval pembangunan, yakni dimulai dari Pendopo Kabumian, melewati Jalan Mayjend Soetoyo, Jalan Kusuma, Jalan Soekarno-Hatta, alun-alun Kebumen, dan berakhir kembali di Pendopo Kabumian.

Meriah dengan Seni dan Budaya

Iring-iringan kirab dibuka dengan penampilan drumband SMKN Puring, Paskibraka, Pasukan Pembawa Pataka (panji kecamatan), Pasukan Pembawa Pusaka Kebumen, serta tarian Gambyong. Tak ketinggalan, kereta kuda Bupati Lilis Nuryani dan Wakil Bupati yang turut serta bersama keluarga dan Forkopimda.

Atraksi budaya semakin semarak dengan kehadiran 30 penari Lawet, Mas dan Mbak Kebumen yang membawa foto-foto mantan bupati dan wakil bupati, rombongan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga kelompok seni dari berbagai sanggar.

Barisan paling ditunggu warga adalah gunungan hasil bumi, jajanan pasar, dan produk khas daerah yang dibawa oleh OPD, BUMD, serta perwakilan kecamatan.

Antusiasme Warga

Di sepanjang rute, Bupati Lilis Nuryani beberapa kali berhenti untuk melayani warga, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum, yang ingin berfoto bersama.

Puncak acara berlangsung di depan Pendopo Kabumian saat gunungan tiba. Meski pembawa acara berulang kali mengingatkan agar warga menunggu aba-aba, antusiasme massa tak terbendung. Gunungan pun akhirnya jadi rebutan.

“Alhamdulillah, acara berjalan lancar. Terima kasih kepada OPD, BUMD, kecamatan, pelaku seni, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga tahun depan kita bisa melaksanakan lebih meriah lagi,” ujar Bupati Lilis dari atas panggung.

Dimeriahkan Puluhan Sanggar Seni

Puluhan sanggar seni ikut menyemarakkan kirab, di antaranya Sanggar Gelora Budaya, Sanggar Dhea, Sanggar Lestari Laras, Aksitri, Pepadi, Jamjaneng, Brajabumi, Dewan Kesenian Daerah, Permadani (50 orang), Harpi, Sedleng, Kusumo Hondrowino, Larasati, Cowong Bolo Sewu, PBBI, Penghayat Kepercayaan, Singo Surojoyo, Subileng, hingga kesenian tradisional Ebleg dan Cepetan.

Harapan Warga

Salah satu warga, Apipah dari Dukuh Tanuraksan, Desa Gemeksekti, mengaku senang bisa mendapatkan hasil dari rebutan gunungan.
“Dapat sabun, kerupuk, sama keripik. Walau sedikit, tapi rasanya senang sekali, alhamdulillah,” ucapnya penuh semangat.

Meski bukan warga asli Kebumen, Apipah turut menyampaikan doa untuk kota berslogan Beriman, Bersama, dan Berkarya itu.“Selamat Hari Jadi ke-396 untuk Kebumen. Semoga pemerintah semakin dimudahkan dalam membangun daerah menuju kesejahteraan dan kemajuan,” pungkasnya.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.