ALIAN, Kebumen24.com – Puncak rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Desa Seliling, Kecamatan Alian, ditutup dengan pengajian kebangsaan bersama KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta. Acara berlangsung di Lapangan Desa Seliling pada Rabu malam, 20 Agustus 2025, dengan diiringi lantunan sholawat dari Majelis Mahera setempat.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kebumen Teguh Yuliono yang mewakili Bupati Kebumen, Kepala Dinas PMD Cokro Aminoto, Kepala Desa Seliling Mohamad Anas, Forkopimcam Alian, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Teguh Yuliono menyampaikan pesan Bupati Kebumen bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat membangun desa, daerah, dan bangsa.
“Mari kita isi kemerdekaan dengan menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, mendidik anak-anak agar berakhlak mulia, serta peduli terhadap lingkungan. Saya berharap masyarakat Seliling turut berperan aktif dalam pembangunan Kebumen,” ujarnya.
Teguh juga mengingatkan bahwa selain HUT RI, pada bulan ini Kabupaten Kebumen memperingati Hari Jadi ke-396 dengan berbagai agenda, mulai dari tari kolosal, kirab budaya, hingga Kebumen Fest dan Night Carnival. Ia mengajak warga Seliling untuk turut memeriahkannya.
Sementara itu, Kepala Desa Seliling Mohamad Anas menegaskan bahwa kegiatan peringatan HUT RI di desanya diisi dengan beragam lomba, mulai dari melukis anak usia dini, paduan suara tingkat SD, mini soccer antar RW, lomba PKK, hingga seni Islami hadroh dan rebana.
“Harapan kami, melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga mendapatkan edukasi, menanamkan jiwa nasionalisme, serta menumbuhkan kepedulian menjaga kebersihan dan memperindah lingkungan. Semoga tahun-tahun mendatang semakin meriah dan kompak,” kata Anas.
Dalam kesempatan itu juga diumumkan para pemenang lomba, salah satunya Lomba Gapura dan Kebersihan Lingkungan. Juara 1 diraih RT 01 RW 09 dengan hadiah Rp25 juta, juara 2 RT 02 RW 07 Rp20 juta, juara 3 RT 03 RW 07 Rp15 juta, dan juara 4 RT 01 RW 07 Rp10 juta.
Ketua RT 01 RW 09 Dukuh Pegandulan, Arifin, mengaku bangga atas pencapaian lingkungan yang berhasil meraih juara pertama Lomba Gapura dan Kebersihan Lingkungan. Ia menilai prestasi itu bukan semata hasil individu, melainkan buah dari kekompakan dan kerja keras seluruh warga.
“Alhamdulillah RT kami bisa juara satu. Hadiah ini akan kami gunakan untuk fasilitas umum. Terima kasih kepada warga yang sangat antusias, kompak, dan bekerja keras dalam mendekorasi lingkungan. Semoga Desa Seliling semakin maju dan sejahtera,” ungkapnya.
Arifin menambahkan, kemenangan ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mempererat semangat gotong royong dalam membangun lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman. Ia juga berharap budaya kebersamaan itu bisa menjadi teladan bagi wilayah lain.
“Semoga semangat gotong royong ini tidak berhenti di perlombaan saja, tapi bisa berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin lingkungan RT 01 RW 09 semakin tertata, indah, dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” imbuhnya. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















