PERISTIWA

Aksi Demo di Depan Gedung DPRD Kebumen Kembali Ricuh Malam Hari, Puluhan Remaja Terpaksa Diamankan

2412
×

Aksi Demo di Depan Gedung DPRD Kebumen Kembali Ricuh Malam Hari, Puluhan Remaja Terpaksa Diamankan

Sebarkan artikel ini
suasana malam hari aksi demo di depan grung DPRD Kebumen , Sabtu, malam,30 Agustus 2025.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana ricuh kembali mewarnai aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kebumen pada Sabtu malam (30/8/2025). Setelah sempat reda pada sore hari, puluhan remaja kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 19.00 WIB dan memicu ketegangan dengan melemparkan petasan ke halaman gedung dewan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith bersama Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo turun langsung ke lokasi untuk mengendalikan situasi. Aparat gabungan Polres Kebumen, Kodim 0709 Kebumen, dan Satpol PP bertindak tegas dengan memukul mundur massa. Kondisi baru benar-benar kondusif menjelang tengah malam.

Ratusan personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan aksi yang didominasi remaja dan pelajar tersebut. Puluhan orang yang tergolong masih remaja berhasil diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga Minggu pagi (31/8/2025), aparat keamanan tetap berjaga untuk memastikan kondisi benar-benar kondusif.

Personel TNI-Polri bersama petugas kebersihan DLHKP, BPBD, dan Damkar bergotong royong membersihkan area DPRD Kebumen, Minggu pagi (31/8/2025).

Pasca kericuhan, Minggu pagi sekitar pukul 09.00 WIB, personel TNI dan Polri bersama petugas kebersihan DLHKP, BPBD, dan Damkar Kebumen bahu membahu membersihkan Gedung DPRD Kebumen dari sisa-sisa aksi. Mereka menyapu, mengecat tembok gedung yang rusak, serta menyemprotkan air menggunakan mobil Damkar dan Water Cannon milik Polres Kebumen.

Sampah yang terkumpul langsung diangkut menggunakan dump truck DLHKP. Aksi bersih-bersih ini juga menyisir kawasan Jalan Merdeka dan Alun-Alun Pancasila Kebumen.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk menindak tegas aksi-aksi unjuk rasa yang berujung anarkis.

“Bapak Presiden memerintahkan kepada saya dan Panglima untuk mengambil langkah tegas terhadap aksi-aksi yang bersifat anarkis. TNI dan Polri diminta menindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Kapolri Sigit, dikutip dari Kompas TV.

Kapolri mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum dijamin UU Nomor 9 Tahun 1998, namun harus mematuhi hukum dan menjaga kepentingan umum.

Suasana memanas ketika massa mulai melempari Gedung DPRD Kebumen dengan batu dan botol, memicu ketegangan di sekitar lokasi.

Sebelumnya, suasana tegang sempat terjadi di depan Gedung DPRD Kebumen pada Sabtu sore. Ratusan massa berpakaian serba hitam menggelar aksi dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan seperti “Makzulkan Gibran,” “Turunkan Pajak,” hingga “Bubarkan DPR.”

Kericuhan pecah ketika massa mulai melempari gedung dengan batu dan botol plastik berisi air. Sejumlah tanaman hias di sekitar lokasi juga dirusak. Aparat keamanan memperketat penjagaan, dan aksi berhasil dibubarkan sekitar pukul 18.30 WIB.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith menjelaskan bahwa aksi awalnya berjalan tertib, namun situasi berubah setelah kelompok pelajar yang diduga terafiliasi anarko bergabung.

“Alhamdulillah, kami bersama jajaran Polres, Kodim, dan dibantu Wakil Bupati serta Ketua DPRD bisa mengamankan Gedung DPRD. Tidak ada pembakaran, meski sempat terjadi pelemparan,” jelasnya.

Sebanyak 350 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan untuk mengendalikan situasi. Kapolres mengimbau masyarakat Kebumen untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

“Mari kita jaga bersama kondusivitas Kebumen yang selama ini adem, ayem, dan aman,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi terkait kerusakan maupun korban akibat insiden tersebut. (K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.