PendidikanReligi

Hafal 30 Juz Al-Qur’an, Santri Ponpes Al Istiqomah Karangsari Terima Hadiah Rp1 Juta dari Wagub Jateng

1468
×

Hafal 30 Juz Al-Qur’an, Santri Ponpes Al Istiqomah Karangsari Terima Hadiah Rp1 Juta dari Wagub Jateng

Sebarkan artikel ini
KH. Johan Amru Alhafidz (tengah) bersama para santri dan asatidz Ponpes Al Istiqomah Karangsari, Kebumen, memberikan dukungan penuh terhadap program Wagub Jateng untuk penghafal Al-Qur’an.(Dok. Kebumen24.com)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an. Dalam program terbarunya, pria yang akrab disapa Gus Yasin itu memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp1 juta kepada setiap santri yang berhasil mengkhatamkan hafalan 30 juz Al-Qur’an.

Program ini mulai digulirkan dan salah satunya telah diserahkan langsung kepada para santri Pondok Pesantren Al Istiqomah Karangsari, Kebumen, dalam rangkaian acara Haflah Khotmil Qur’an dan Kutub, sekaligus Haul ke-11 KH. Qomari Abdurahman yang digelar pada Minggu, 15 Juni 2025 atau 18 Dzulhijjah 1446 H.

Tak hanya berhenti pada pemberian hadiah, Gus Yasin melalui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga meluncurkan program insentif bulanan bagi para asatidz (pengajar) di pondok pesantren, madrasah diniyah (madin), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Kebijakan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap peran penting para pengajar dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul secara spiritual dan moral.

“Ini adalah bentuk kepedulian nyata dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada para penghafal Al-Qur’an dan para pengajar agama yang telah berjasa mencetak generasi berkualitas, baik secara spiritual maupun moral,” ujar KH. Johan Amru Alhafidz, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kebumen, dalam keterangannya, Selasa, 17 Juni 2025.

Gus Johan, sapaan akrab KH. Johan Amru Alhafidz, menyambut baik dan mengapresiasi program tersebut. Ia berharap agar program ini terus berlanjut serta cakupannya diperluas ke lebih banyak pesantren di masa mendatang.

“Semoga program ini berkelanjutan dan menjadi penyemangat bagi para santri dan asatidz di seluruh Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Semakin banyak penghafal Al-Qur’an, semakin membumi pula nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat kita,” lanjutnya.

Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqomah Karangsari, Gus Johan menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung lembaga pendidikan agama. Menurutnya, program seperti ini akan semakin menguatkan atmosfer keislaman serta cinta Al-Qur’an di tengah masyarakat.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.