Teknologi

Dorong Transformasi Digital, GMDP Kebumen Sosialisasikan Program Desa Internet Mandiri di Karangsambung

1201
×

Dorong Transformasi Digital, GMDP Kebumen Sosialisasikan Program Desa Internet Mandiri di Karangsambung

Sebarkan artikel ini

KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com – Upaya percepatan transformasi digital di wilayah pedesaan terus digencarkan. PT Global Media Data Prima (GMDP) Kebumen mengambil langkah konkret dengan menyosialisasikan program Desa Internet Mandiri untuk mendukung kemajuan perekonomian dan pembangunan desa di Kecamatan Karangsambung, Selasa (3/6/2025).

Bertempat di BUMDes Bersama Bumi Dewandharo, Kaligending, kegiatan ini dihadiri sejumlah kepala desa dan perwakilan masyarakat. Program ini menjadi angin segar bagi desa-desa di wilayah utara Kebumen yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses internet.

Direktur GMDP Kebumen, Bravo, menjelaskan bahwa program Desa Internet Mandiri merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam mempercepat pemerataan akses digital, khususnya di daerah yang secara geografis sulit dijangkau infrastruktur internet.

“Kami memulai dari Karangsambung karena potensi masyarakatnya besar, namun akses internetnya masih terbatas. Ini menjadi proyek awal yang akan diperluas ke kecamatan lain. Target kami menjangkau hingga 80 persen masyarakat yang belum terlayani,” ujar Bravo.

Bravo menegaskan, GMDP tidak hanya menyediakan jaringan internet, tetapi juga akan membekali masyarakat desa dengan pelatihan digital seperti e-commerce dan pemasaran daring untuk mendukung pelaku UMKM memperluas pasar.

“Kami ingin internet bukan sekadar akses, tapi bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Wilayah Karangsambung yang didominasi perbukitan tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Namun, GMDP menjawabnya dengan solusi teknologi kombinasi antara fiber optik dan radio frekuensi berizin, sehingga tetap bisa menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

“Kami tarik kabel fiber dari pusat data di kota Kebumen sejauh 32 kilometer. Untuk area yang tak terjangkau kabel, kami pakai teknologi frekuensi radio. Semua legal dan efisien,” jelas Bravo.

Kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pun menjadi bagian penting dari strategi GMDP dalam mengelola layanan serta memberdayakan masyarakat desa.

“BUMDes akan menjadi pusat layanan digital desa. Masyarakat bisa datang untuk berkonsultasi, belajar teknologi, atau mengakses jaringan,” imbuhnya.

Langkah ini disambut positif oleh para kepala desa. Salah satunya, Kepala Desa Seling, Sutarjo, yang mengapresiasi program ini sebagai solusi atas keterbatasan akses digital di wilayahnya.

“Program ini sangat bermanfaat. Warga kami masih minim pemahaman IT dan jaringan. Melalui sosialisasi ini, kami jadi lebih paham pentingnya internet,” kata Sutarjo.

Ia menambahkan, kebutuhan internet kini sudah menjadi kebutuhan pokok, mulai dari pembelajaran daring, promosi produk lokal, hingga efisiensi biaya dalam penggunaan bersama di rumah.

“Satu jaringan bisa dipakai satu keluarga. Lebih hemat dan sangat membantu,” tutupnya.

Dengan langkah awal di Karangsambung ini, GMDP berharap bisa meletakkan fondasi kuat bagi transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Kebumen. Program ini menjadi harapan baru bagi desa-desa agar tak tertinggal di era serba digital.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.