KEBUMEN, Kebumen24.com – Alih-alih diwarnai aksi turun ke jalan, peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Kebumen, Kamis (1/5/2025), justru menghadirkan aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan para pekerja. Bertajuk “Bakti untuk Pekerja”, Polres Kebumen menggagas kegiatan sosial berupa donor darah, pengobatan gratis, dan pembagian sembako untuk lebih dari 500 buruh, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Digelar di halaman Mapolres Kebumen, kegiatan ini menjadi bentuk solidaritas dan empati nyata antara aparat, pemerintah daerah, dan komunitas pekerja. Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh harus menjadi momentum untuk memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan buruh, bukan sekadar seremoni tahunan.
“Penghormatan kepada buruh bukan hanya pengakuan atas pekerjaan mereka, tetapi juga penghargaan terhadap perjuangan dan martabat mereka. Mereka adalah tulang punggung pembangunan bangsa,” ujar Kapolres dalam sambutannya.
Dengan gaya khas dan nuansa lokal, Kapolres turut menyapa para peserta dalam bahasa Jawa:
“Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025. Semangat buruh, semangat pembangunan. Kerjo ayem, rezekine marem,” ucapnya yang disambut tepuk tangan riuh dari para peserta.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Kebumen, termasuk Dandim 0709/Kebumen Letkol Czi Ardiyanta Purwandhana, Ketua DPRD Saman Halim Nurrohman, Kadisnaker Budi Suwanto, serta perwakilan organisasi buruh seperti Ketua KSPSI Kebumen Akif Fatwal Amin dan Ketua DPC Apindo.
Akif Fatwal Amin menyebut kegiatan ini sebagai bentuk perhatian konkret terhadap nasib buruh, bukan hanya sekadar simbolik.
“Kami merasa dihargai. Ada manfaat langsung yang kami terima, mulai dari layanan kesehatan hingga bantuan sembako. Ini bukan acara seremonial biasa, tapi aksi yang menyentuh,” ujarnya.
Salah satu kegiatan yang paling antusias diikuti peserta adalah donor darah. Menurut Wiwin, petugas PMI Kebumen, permintaan darah di wilayah tersebut tengah meningkat, khususnya karena kasus DBD dan pasien cuci darah.
“Donor massal seperti ini sangat membantu. Saat ini, golongan darah O dan A paling banyak dibutuhkan,” jelas Wiwin.
Tak kurang dari 300 orang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi oleh Sidokkes Polres Kebumen, PMI, dan Dinas Kesehatan. Pemeriksaan meliputi cek gula darah, kolesterol, asam urat, hingga tekanan darah—langkah preventif penting bagi para buruh yang kerap luput menjaga kesehatan karena padatnya aktivitas kerja.
Melalui kegiatan ini, Polres Kebumen ingin menunjukkan bahwa memperingati Hari Buruh tak harus selalu dengan turun ke jalan. Aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan para pekerja justru bisa menjadi bentuk penghormatan paling nyata.
“Hari Buruh harus menjadi ajang refleksi dan aksi. Kami ingin memberikan contoh bahwa harmoni antara aparat, pemerintah, dan buruh bisa tercipta melalui empati dan kepedulian,” pungkas Kapolres.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















